Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Layanan Homecare Puskesmas Mengwi I, Solusi Kesehatan Bagi Pasien Berbaring di Rumah

perawat
Bali Tribune / Petugas medis dari Puskesmas Mengwi I saat menangani pasien bedriden di rumahnya

balitribune.co.id | Mangupura - Bagi sebagian orang, pergi ke puskesmas mungkin hanya membutuhkan perjalanan beberapa menit. Namun, bagi pasien yang sudah lama terbaring di tempat tidur (bedridden), sekadar keluar rumah untuk berobat bisa menjadi tantangan besar.

Menjawab kendala tersebut, UPTD Puskesmas Mengwi I Badung menerjunkan tim medis langsung ke rumah-rumah warga melalui program layanan homecare. Layanan jemput bola ini menjangkau warga di sembilan desa yang masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Mengwi I.

Kepala UPTD Puskesmas Mengwi I, Dr. dr. M. Ngurah Arya Yogie Khrsna, mengungkapkan saat ini terdata sekitar 70 kasus pasien bedridden yang membutuhkan perawatan rutin di wilayahnya.

"Berdasarkan instruksi Bapak Bupati terkait program prioritas dalam visi dan misi beliau, puskesmas wajib turun memberikan pelayanan homecare kepada masyarakat yang mengalami bedridden," ujar Ngurah Arya.

Prosedur dan penanganan layanan homecare ini meliputi beberapa tahapan, Verifikasi Activity Daily Living (ADL): Penilaian awal untuk mengukur kemampuan aktivitas harian pasien. Pasien dengan nilai ADL di bawah 60 menjadi indikator utama penentuan kondisi bedridden dan kriteria penerima layanan homecare. Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh: Pasien mendapatkan pemeriksaan rutin melalui program CKG Mantap Nak Badung, termasuk pemeriksaan lipid profile. Dokter penanggung jawab diarahkan turun langsung agar dapat menangani pasien sesuai situasi riil di lapangan. Pendataan Bantuan Logistik Medis: Mengingat tingginya beban perawatan keluarga, tim medis mendata kebutuhan khusus pasien untuk disalurkan bantuan, mulai dari popok, pispot, nutrisi susu, kursi roda, hingga kasur angin.

"Pasien bedridden membutuhkan biaya dan perhatian keluarga yang cukup besar. Kami memberikan contoh kepada dokter penanggung jawab untuk turun langsung melihat kondisi pasien, sekaligus memastikan kebutuhan perawatannya terpenuhi," tambahnya.

Bagi pasien yang sulit bergerak dan keluarga yang mendampinginya, kehadiran tenaga kesehatan ke rumah tak sekadar memberikan penanganan medis, tetapi juga memberikan perhatian moral bahwa mereka tidak berjuang sendirian.

wartawan
ANA
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.