balitribune.co.id | Gianyar - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Gianyar melakukan inspeksi dan penilaian kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Gianyar. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional, keamanan pangan, serta kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, yang juga Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, mengatakan inspeksi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Daerah. Untuk melaksanakan pemeriksaan, Pemkab Gianyar membentuk lima tim yang diterjunkan langsung ke seluruh SPPG di Kabupaten Gianyar. “Atas arahan pimpinan, kita laksanakan inspeksi dan penilaian kesesuaian SPPG hari ini,” ujarnya.
Pasek Lanang Sadia menjelaskan, terdapat 14 indikator kelayakan operasional yang menjadi dasar penilaian masing-masing tim. Pemeriksaan mencakup kelengkapan dan kesiapan operasional SPPG, termasuk kualitas serta kesesuaian menu makanan yang disediakan. Seluruh hasil inspeksi akan dihimpun dan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Gianyar.
Koordinator Tim 4, Dewa Oka Harimbawa, yang juga Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, mengatakan pemeriksaan difokuskan pada sejumlah aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan makanan bergizi. Aspek tersebut meliputi proses pengolahan makanan, sterilisasi tempat dan peralatan, pengemasan, pendistribusian, hingga pemenuhan standar kebutuhan gizi dalam setiap menu. Pengelolaan limbah juga menjadi perhatian untuk memastikan aktivitas SPPG tidak mencemari lingkungan. “Kami ingin memastikan makanan yang diproduksi tidak hanya memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, tetapi juga memiliki kandungan gizi yang sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Selain itu, limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan,” jelasnya.
Melalui inspeksi tersebut, Pemkab Gianyar berharap seluruh SPPG dapat memenuhi standar kelayakan operasional, sehingga pelaksanaan Program MBG berjalan aman, berkualitas, dan sesuai ketentuan.