balitribune.co.id | Denpasar - Kabar duka menyelimuti keluarga besar mantan Wali Kota Denpasar sekaligus Anggota DPD RI masa bakti 2024–2029, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Ibunda tercinta, I Gusti Ayu Badri, berpulang pada usia 97 tahun saat menjalani perawatan intensif di Bali Royal Hospital, Jalan Tantular No. 6, Renon, Denpasar Timur. Berita duka ini pertama kali diketahui publik melalui unggahan status sang putra bungsu, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, pada Sabtu (5/9/2026).
Almarhumah merupakan pendamping hidup Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, tokoh besar pendidikan dan kebudayaan yang juga berjasa mendirikan Universitas Udayana serta namanya diabadikan sebagai jalan utama By Pass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Semasa hidupnya, I Gusti Ayu Badri dikenal sebagai figur penting dalam sejarah kebudayaan dan sosial-politik Bali modern.
Ia setia mendampingi sang suami merintis fondasi pendidikan tinggi di Bali sejak peletakan batu pertama melalui perintisan Fakultas Sastra cabang Universitas Airlangga pada tahun 1958. Lembaga tersebut kemudian berkembang menjadi Universitas Udayana pada tahun 1962 dan resmi berdiri mandiri pada tahun 1964.
Pengabdian almarhumah terus berlanjut seiring perjalanan karier Prof. Ida Bagus Mantra dalam berbagai jabatan strategis nasional dan daerah, antara lain, Direktur Jenderal Kebudayaan Depdikbud RI (1968–1978), Gubernur Bali (1978–1988), Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk India (1989–1992), Anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) RI (1993–1995).
Dari pernikahan tersebut, I Gusti Ayu Badri melahirkan lima orang anak, yaitu Ida Bagus Wijayanti, Ida Bagus Putra Diksotama Mantra, Ida Bagus Oka Udayana, Ida Bagus Gde Wirabawa Mantra, dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.