Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Meneropong Bali dari Sudut Berbeda

WO Bali
Bali Tribune / Talk Show “Meneropong Bali dari Sudut Berbeda” yang digelar IWO Bali sebagai ruang diskusi untuk membedah berbagai persoalan dan peluang Bali, berlangsung di Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Minggu (30/8/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-14 IWO dan HUT ke-1 IWO Bali digelar Talk Show “Meneropong Bali dari Sudut Berbeda” sebagai ruang diskusi untuk membedah berbagai persoalan dan peluang Bali. Adapun narasumber yang dihadirkan dalam Talk Show ini diantaranya, Trisno Nugroho selaku ekonom dan mantan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bali, Eka Mahardhika selaku Direktur Utama Mahardhika Institute, Yoga Iswara selaku Vice President DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) yang berlangsung di Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Minggu (30/8/2026). 

Pada kesempatan itu, Trisno Nugroho memaparkan lima prinsip untuk membangun ekonomi Bali yang tangguh. Pertama, nilai tambah lokal, dimana produk Bali tidak berhenti sebagai bahan mentah. Kedua, keterhubungan sektor yaitu pariwisata membeli dan menumbuhkan usaha lokal. Ketiga, kesempatan yang adil, dimana pasar, modal, teknologi dan keterampilan dapat diakses lebih luas. Keempat, pemerataan wilayah, dimana setiap kabupaten tumbuh dari keunggulannya sendiri. Kelima, batas ekologis yakni daya dukung alam dan budaya. "Kuncinya bukan hanya beli lokal tapi kontrak yang konsisten dan pembayaran yang sehat," katanya.

Menurutnya, masa depan Bali bukan memilih pariwisata atau sektor lain. "Masa depan Bali adalah pariwisata berkualitas yang menghidupkan sektor lokal, menyejahterakan masyarakat, menjaga budaya dan memulihkan lingkungan. 

Dikatakan Trisno, meneropong Bali dari sisi berbeda yakni dengan cara bangun lima mesin pertumbuhan baru yang saling menguatkan. Diantaranya, pangan bernilai tambah, ekonomi kreatif, ekonomi digital, kesehatan dan pendidikan, ekonomi hijau.   

Sementara itu Eka Mahardhika mengatakan, masyarakat Bali harus Ngempu (menjaga/merawat) alam, manusia dan budaya. "Pertanian bisa eksis di Bali dengan catatan kembalikan pengetahuan pertanian Bali secara utuh. Dengan alih fungsi pertanian banyak memotong aliran air di Bali. Kita mulai harus melihat pertanian itu bukan hanya panen produksi," katanya. 

Yoga Iswara memaparkan, 100 tahun pariwisata Bali pada tahun 2027 menjadi momen refleksi. "Saya menggunakan tahun 2027 sebagai tahapan refleksi apakah kita sudah stay di koridor yang benar. Nah, refleksi ini penting karena pariwisata kita berbasiskan budaya. Tantangan saat ini bukan sekadar bagaimana budaya Bali dipromosikan sebagai daya tarik wisata, tetapi sejauh mana nilai-nilai luhur yang hidup dibawahnya itu benar-benar menjadi foundation value atau nilai dasar di dalam tata kelola pembangunan pariwisata," jelasnya. 

Ia menyebutkan ada enam poin tantangan pariwisata Bali saat ini diantaranya Bali tidak memegang kontrol seperti adanya sistem perizinan Online Single Submission (OSS), terdapat gap antara pertumbuhan pariwisata dengan pendukungnya, Bali sering dibandingkan dengan Tailan (Bali pulau kecil, sedangkan Tailan adalah sebuah negara), predikat Bali sebagai Best Destination membuat Bali 'tertidur' (tidak berbenah), regulasi kepariwisataan, ketimpangan antara cost dan benefit. 

Pihaknya pun menyampaikan sejumlah solusi untuk kemajuan pariwisata Bali. "Solusi strategis yang pertama pendekatan kuantitas atau jumlah kunjungan wisatawan ini sudah tidak relevan dijadikan faktor kesuksesan pariwisata Bali. Bukan berarti kuantitas itu kita tidak butuhkan, tidak. Yang kita butuhkan sekarang adalah bagaimana manfaatnya. Kalau seandainya kita berbicara kedepan ini memang satu-satunya opsi kedepan, Bali membutuhkan otoritas khusus dalam aspek regulasi. Bali membutuhkan insentif khusus dalam melakukan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Fokus kita pada pariwisata budaya, yang tidak berhubungan dengan budaya ini perlu kita pertimbangkan. Pengusaha jangan hanya memikirkan keuntungan, lupa merawat," paparnya. 

Pada kesempatan tersebut Gubernur Bali, Wayan Koster yang juga selaku Dewan Kehormatan IWO Bali, dalam arahannya mengatakan teknologi diberdayakan bersama-sama untuk kepentingan bangsa dan negara, terutama Bali. "IWO harus berimbang, objektif, kritis dan berkontribusi. Media ini sebagai wahana literasi, harus tetap kritis dan mencerdaskan juga harus ikut memajukan karena merupakan wahana yang mempertemukan semua (pemerintah, masyarakat). Pemerintah berkepentingan untuk menyampaikan informasi ke masyarakat melalui media untuk memajukan kehidupan masyarakatnya dari berbagai aspek," ujarnya.

wartawan
YUE
Category

Samsat “Drive Thru” Ubung Siap Diluncurkan

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar segera menghadirkan layanan Samsat “Drive Thru” di kawasan Terminal Ubung yang ditargetkan meluncur pada akhir Desember 2026. Inovasi ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan cepat tanpa perlu mengantre di dalam kantor pelayanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Pastikan Proyek RKB Tepat Waktu

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin langsung Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 5 Denpasar, Kamis (5/11/2026). Monev kali ini difokuskan untuk meninjau langsung progres pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta sarana prasarana utilitas sekolah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Badung Soroti Krisis Air, Kemacetan hingga Banjir, APBD 2027 Diminta Tepat Sasaran

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Badung menyoroti sejumlah persoalan strategis daerah, mulai dari krisis air bersih di Badung Selatan, kemacetan, banjir, hingga keamanan kawasan pariwisata. Berbagai catatan tersebut disampaikan dalam Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Kamis (5/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Badung Soroti Defisit RAPBD 2027, Minta Pinjaman Rp1,67 Triliun Tidak Ditampung

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyoroti struktur anggaran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2027, khususnya terkait rencana pembiayaan utang daerah sebesar Rp1,67 triliun. Fraksi Golkar meminta agar rencana pinjaman baru tersebut tidak ditampung dalam kesepakatan RAPBD 2027.

Baca Selengkapnya icon click

Bangkitkan Geliat Seni Daerah, Badung Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Festival Seni dan Budaya XV selama 13 hari mulai, 4-16 November 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali geliat seni daerah sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.