Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan 2.000 Liter Minyak

mesin pengolah sampah
Bali Tribune / UJICOBA - Petugas melakukan ujicoba terhadap mesin pengolah sampah di TOSS Karangdadi Kusamba.

balitribune.co.id I Semarapura - Mesin Phyrolisis di tempat pengolahan sampah terpadu (TOSS) Karangdadi Kusamba telah menjalani uji coba sejak tanggal 1 Juli 2026 lalu. Hasilnya, mesin Phyrolisis tersebut berhasil menyuling destilasi sampah menjadi minyak sebanyak 2.000 liter. Minyak ini juga telah diuji coba untuk digunakan pada mesin sepeda motor milik karyawan TOSS Karangdadi. 

Salah satu petugas lapangan mesin pengolah sampah Phyrolisis, Ketut Dirga, menyatakan, bahwa sejak dilakukan uji coba pada 1 Juli 2026 dari pengolahan sampah ini sudah menghasilkan minyak destilasi dan bisa dipakai untuk operasional mesin Phyrolisis ini.

"Sejak diuji coba, mesin pengolah sampah Phyrolisis ini sudah menghasilkan minyak hasil destilasi sebanyak 2000 liter," ujar Ketut Dirga, Senin (10/8/2026). 

Menurutnya, mesin yang dioperasikan di TOSS Karangdadi Kusamba, Dawan, Klungkung ini ada sebanyak 4 buah, dimana 2 mesin untuk mengolah sampah campuran dan 1 mesin lagi untuk pengolahan ban bekas dan 1 mesin untuk mesin destilasi pengolahan minyak.

"Kapan akan mulai operasional penuh kita belum tahu. Kita masih menunggu instruksi lebih lanjut," ungkapnya.

Sementara staf lapangan lainnya Nengah Sukada menambahkan bahwa dari uji coba mesin Phyrolisis ini ada kendala belum adanya mesin blower untuk pengeringan sampah dan termasuk mesin pemilah sampah yang bertonase sekitar 8 ton.

"Dari pengoperasian mesin ini tidak mengeluarkan asap hitam pekat tapi hanya keluarkan uap air. Nantinya uap air tersebut ditampung menjadi air seperti yang ada di timur TOSS. Kemudian air tersebut kembali dialirkan ke mesin Phyrolisis sebagai pendingin saat beroperasi," pungkasnya.

wartawan
SUG
Category

Gasak Uang dan Perhiasan, Wayan Solar Diciduk Polisi

balitribune.co.id | Bangli - Tidak butuh waktu lama, Tim Resmob Polres Bangli berhasil mengamankan pelaku pencurian perhiasan emas berikut uang milik I Nengah Wajib (48) asal Desa Bonyoh, Kintamani. Pelaku I Wayan Solar (46) ditangkap di rumahnya di Desa Bonyoh, Selasa (15/9/2026) dini hari.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang Ancam Habitat Satwa Liar di TNBB

balitribune.co.id | Singaraja - Musim kemarau berkepanjangan mulai menjadi perhatian di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Kondisi kering tidak hanya berpotensi menurunkan ketersediaan sumber air bagi satwa liar, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.