Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Monyet Liar Serang Siswa SD Wanagiri

Luka Serius
Bali Tribune / LUKA SERIUS -  Akibar berkonflik antara manusia dan monyet liar menyebabkan satu siswa SD Wanagiri Buleleng alami luka serius di pinggang.

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat habitatnya makin menyempit, kawanan monyet liar mulai merangsek kepemukinan warga. Akibatnya terjadi gesekan dan menyebabkan seorang siswa SD Negeri 2 Wanagiri Kecamatan Sukasada Buleleng terluka akibat diserang kawanan monyet.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7/10/2026) siang di Desa Wanagiri, Kecamatam Sukasada Buleleng, tepatnya di SD Negeri 2 Wanagiri. Konflik antara monyet dan warga itu diunggah di sosial media melalui sebuah tayangan video.

Dalam tayangan video seorang pelajar berseragam SD terlihat meringis kesakitan akibat pinggang kirinya alami luka robek cukup parah setelah monyet yang berkeliaran di sekitar sekolah menggigitnya.

 "Hari ini tepatnya jam 13.00 Wita ada anak didik sekolah SD 2 Wanagiri yang digigit monyet," ujar pria tersebut dalam video, Rabu (7/10/2026).

Pria itu juga menyebut selain menyerang warga, kawanan primata itu juga kerap mengganggu lingkungan sekitar, termasuk merusak kabel jaringan internet. Ia berharap kondisi itu segera ditangani bahkan merelokasi monyet ke tempat yang jauh dari pemukiman agar tidak membahayakan warga sekitar.

"Segera mungkin menangkap atau memindahkan ke tempat yang jauh dari permukiman," imbuhnya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali Ratna Hendratmoko yang dikonfirmasi membenarkan adanya konflik antara manusia dan monyet ekor panjang di SD Negeri 2 Wanagiri.

"Benar, telah terjadi konflik satwa liar, Monyet Ekor Panjang (MEP) di Desa Wanagiri, tepatnya di SD Wanagiri 2," ujarnya, Rabu (7/10/2026).

Ditambahkan dari informasi petugas BKSDA Bali bahwa siswa yang diserang monyet telah mendapatkan perawatan di Puskesmas. Menurutnya, BKSDA Bali mencatat konflik dengan monyet ekor panjang di Desa Wanagiri bukan kali pertama terjadi.

"Berdasarkan pada rekam atau kronologis kejadian konflik satwa MEP di Desa Wanagiri, telah terjadi beberapa kali, mulai dari tahun 2023 sampai dengan 2026," ujarnya.

Hendra mengatakan, petugas BKSDA Bali mendapati sekitar 35 monyet ekor panjang berada di lokasi kejadian. Keberadaan kawanan monyet tersebut menjadi perhatian karena berada di sekitar kawasan sekolah dan permukiman warga.

BKSDA Bali berjanji akan menangani konflik tersebut dengan mempertimbangkan kondisi habitat dan populasi monyet ekor panjang di kawasan tersebut.

"Ke depan BKSDA Bali akan melakukan pembinaan habitat dan pengendalian populasi, sesuai daya dukung habitatnya," tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.