Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OJK Dorong Transformasi BPD Jadi “Regional Champion” Ekonomi Daerah

diskusi
Bali Tribune / ROADMAP - Diskusi Perkembangan dan Tantangan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027 yang digelar Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) di Yogyakarta, Kamis (21/8)

balitribune.co.id | Yogyakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai motor penggerak ekonomi wilayah sekaligus pilar pembangunan nasional. Dorongan ini disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam Diskusi Perkembangan dan Tantangan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027 yang digelar Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) di Yogyakarta, Kamis (21/8).

Dalam forum tersebut, 27 BPD dari 38 provinsi hadir membahas strategi transformasi agar tetap sehat, tangguh, dan fokus pada perlindungan nasabah di tengah ketatnya persaingan industri perbankan.

Menurut Dian, BPD menunjukkan performa positif dengan rata-rata pertumbuhan aset mencapai 7,29%, kredit tumbuh 6,82%, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 7,30%. Angka ini mendekati capaian bank umum dan menjadi bukti bahwa BPD masih dipercaya masyarakat.

“Meski menghadapi keterbatasan struktural, BPD terbukti mampu menjaga intermediasi dan ketahanan perbankan dengan baik. Peran strategis BPD sebagai mitra pemerintah daerah menjadikannya lokomotif pembangunan dan inklusi keuangan di seluruh pelosok negeri,” ujar Dian.

OJK mendorong pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) antar-BPD untuk memperkuat daya saing, sekaligus konsolidasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di bawah naungan BPD milik pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas penyaluran kredit ke sektor mikro serta meningkatkan tata kelola perbankan daerah.

“Transformasi BPD bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Dengan dukungan pemegang saham, direksi, dan dewan komisaris, BPD diharapkan mampu menjadi 'Regional Champion',” tegas Dian.

OJK sebelumnya telah meluncurkan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027, yang menjadi pedoman transformasi melalui empat pilar utama: (1) Penguatan struktur dan keunggulan BPD (konsolidasi, permodalan, tata kelola, risiko, SDM, efisiensi, inovasi produk). (2) Transformasi digital (optimalisasi teknologi informasi dan ketahanan digital). (3) Peran ekonomi daerah dan nasional (sinergi dengan pemerintah daerah, dukungan UMKM, perbankan syariah, inklusi keuangan). (4) Penguatan pengaturan dan pengawasan (perizinan cepat, integrasi sistem, peningkatan daya saing).

Dian menekankan pentingnya investasi pada teknologi informasi, terutama keamanan siber. OJK telah menyiapkan Panduan Digital Resilience dan Panduan Tata Kelola Kecerdasan Artifisial (AI) untuk memastikan bank mampu menghadapi disrupsi, memanfaatkan teknologi secara aman, dan menjaga keberlanjutan industri keuangan.

Dengan transformasi terarah, BPD diharapkan tak hanya menjadi bank daerah, melainkan juga motor penggerak ekonomi yang berdaya saing tinggi di level nasional.

wartawan
ARW
Category

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.