Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Lebaran, Gelar Operasi Duktang

Kompol. AA. Wiranata Kusuma
Kompol. AA. Wiranata Kusuma

BALI TRIBUNE - Untuk mengantisipasi kedatangan penduduk liar,jajaran Polsek Kota Singaraja berencana mengelar operasi penduduk pendatang (duktang) yang masuk ke wilayah Kota Singaraja.Hal itu menyusul adanya arus balik pasca Hari Raya Idul Fitri belum lama ini.

Rencana tersebut bagian dari antispasi dengan memeriksa kelengkapan identitas duktang di beberapa tempat dengan melibatkan pihak terkait. Antisipasi yang akan dilakukan dengan pengawasan dan pengecekan terhadap duktang ini, untuk menciptakan suasana wilayah Buleleng khususnya Kota Singaraja yang kondusif. Terlebih dalam waktu dekat Bali akan menggelar pesta demokrasi dan event-event tingkat internasional lainnya.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol. AA. Wiranata Kusuma mengatakan, pihaknya akan melakukan antisipasi kedatangan arus balik setelah sebelumnya arus mudik  jelang Hari Raya Idul Fitri khusus di Kota Singaraja,relatif aman. ”Wilayah Kota Singaraja arus mudik tidak terlalu signifikan. Tapi yang perlu diantisipasi adalah penduduk pendatang di arus balik ini,”ujar Kapolsek Wiranata, Rabu (20/6).

Menurut Wiranata, dampak arus balik biasanya dibanjiri duktang dengan berbagai maksud dan tujuan khususnya masyarakat luar Bali termasuk wilayah Kota Singaraja dan sekitarnya. Hal inilah yang perlu diantisipasi sehingga penduduk yang datang benar-benar memiliki tujuan positif. ”Tidak ada yang melarang untuk datang kesini (Singaraja, red), kita berada di satu wilayah Indonesia bahkan dunia bisa datang ke Bali. Tapi antisipasi perlu, nanti kami akan lakukan sidak duktang bersama pihak pemerintah Kecamatan, Pol. PP dan juga pihak Desa Adat. Nanti kami akan menyasar kantong-kantong duktang untuk mengecek identitas mereka,” imbuhnya.

Selama ini pemetaan yang dilakukan terkait penyebaran duktang di wilayah Kota Singaraja merata disetiap desa/kelurahan.Terlebih daerah-daerah itu merupakan kawasan wisata maupun kawasan niaga yang banyak mempekerjakan duktang. Salah satunya adalah pasar-pasar senggol yang banyak tutup saat sebelum lebaran.

”Buktinya kemarin saat hari raya banyak sengol-sengol tutup, kosong. Artinya, sudah merata di semua wilayah. Di sini, kami hanya antisipasi saja untuk positif, apalagi di Bali sebentar akan ada event-event penting,” tandasnya.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.