Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pegadaian Gelar Gathering dan Awards Agen Nasional 2025

pegadaian
Bali Tribune / PEGADAIAN - Gathering dan Awards Agen Nasional Tahun 2025 yang digelar PT Pegadaian

Balitribune.co.id | Mataram - PT Pegadaian kembali menggelar ajang Gathering dan Awards Agen Nasional Tahun 2025 sebagai penghargaan kepada para agen berprestasi dari berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Prime Park Hotel & Convention Lombok, Kota Mataram, pada Rabu (4/2/2026), dan dihadiri perwakilan agen terbaik Pegadaian dari seluruh Tanah Air.

Direktur Jaringan dan Operasi PT Pegadaian, Eka Pebriansyah menjelaskan bahwa agen memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan, khususnya dalam memperluas akses layanan Pegadaian hingga ke wilayah yang belum terjangkau outlet resmi.

“Keberadaan agen sangat membantu Pegadaian dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas. Melalui sistem keagenan, layanan menjadi lebih dekat, cepat, dan mudah diakses. "Kami juga terus melakukan pengembangan pada aplikasi agen agar transaksi semakin praktis dan optimal,” ungkap Eka.

Sebagai tuan rumah penyelenggara, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. "Kami menyambut dengan antusias kehadiran para agen terbaik dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi sekaligus memberikan apresiasi atas kontribusi nyata para agen dalam mendukung kinerja Pegadaian,” ujarnya.

Menurut Edy, agen tidak hanya berkontribusi pada pencapaian bisnis perusahaan, tetapi juga berperan langsung dalam membantu masyarakat, khususnya nasabah, agar dapat bertransaksi dengan lebih mudah dan efisien. Ajang Gathering dan Awards Agen Nasional ini diharapkan dapat terus menjadi sarana untuk meningkatkan keterikatan (engagement), memacu semangat berprestasi, serta memotivasi para agen agar terus memberikan kinerja terbaik.

Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan kinerja agen selama periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025, dengan sejumlah indikator utama, seperti kontribusi Outstanding Loan (OSL), capaian omzet, serta jumlah nasabah. Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori, diantaranya 3 Petugas Agen Pegadaian dan 50 Agen Pegadaian Terbaik, meliputi kategori OSL All Produk Tertinggi, Omzet Tertinggi, Perolehan Nasabah Baru Terbanyak, Agen Inspiratif, Unit Kerja Terbaik Tingkat Kanwil, serta Unit Kerja Terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Eka Pebriansyah juga menyampaikan optimisme Pegadaian terhadap pengembangan layanan berbasis emas. Ia mengungkapkan bahwa Pegadaian telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan layanan Bullion Bank (Bank Emas) sejak Desember 2024.

“Indonesia memiliki potensi emas yang sangat besar. Melalui Bullion Bank, kami ingin memastikan pengelolaan emas dilakukan di dalam negeri dengan menyediakan berbagai produk, mulai dari deposito emas, tabungan emas, pinjaman emas, hingga penitipan emas berstandar keamanan internasional,” tutup Eka.

wartawan
YUE

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.