Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelaku Industri Kecantikan Tahan Banting Diterjang Pandemi

Bali Tribune/TATA RIAS- Pelaku industri kecantikan di Denpasar tetap eksis meski digempur pandemi Covid-19.


balitribune.co.id | Denpasar - Pelaku industri kecantikan di Denpasar tetap eksis dan tinggi peminat masa pandemi. Permintaan pasar pada jasa tata rias tak kedalursa, make up dianggap menyokong rasa percaya diri wanita. 
 
Pandemi Covid-19 yang sedang menerpa selama hampir tiga tahun ini  punya imbas yang beragam bagi penggerak usaha di berbagai industri. Ada yang terpaksa harus gulung tikar, ada yang makin bersinar diserbu kemajuan sosial media. Bagi para pelaku industri kecantikan misalnya, punya kasus yang cukup berbeda. Sempat meredup pada awal pandemi, nyatanya mereka punya pertahanan baja dalam menghadapi segala situasi.  
 
Ditemui oleh wartawan Bali Tribune, dua wanita kreatif yang bergerak dibidang jasa industri kecantikan membocorkan sepak terjang mereka. 
 
Riyah (21), pemilik usaha minibeautystudio, memusatkan bisnisnya pada jasa pemasangan atau penyambungan alis mata palsu dan menghias cat kuku. Gadis muda asal Lumajang, Jawa Timur, ini telah menekuni kariernya selama empat tahun. Berawal pada ketertarikan yang dimilikinya di dunia kecantikan, Riyah berkomitmen untuk mengikuti kelas kecantikan dan membuka bisnisnya sendiri. 
 
Ia menerangkan bahwa untuk tetap bisa bertahan dimasa pandemi tentunya bukanlah hal yang mudah. Riyah harus mengalami fase jatuh bangun terlebih dahulu. 
 
"Awal pandemi usaha saya sempat mengalami perununan, cukup drastis. Apalagi saat jaman lockdown sama sekali tidak beroperasi. Memang tidak lama, karena perlahan sudah berangsur bangkit kembali seperti dulu," akunya.
 
Lebih jelas ia memaparkan, bahwa di tengah situasi yang sulit sekalipun, usahanya tetap ramai peminat. Ini disebabkan oleh tingginya permintaan wanita dalam mempercantik, menjaga dan merawat diri mereka. Ia beranggapan bahwa sebagian besar kaum perempuan menganggap penampilan sebagai sebuah kepentingan. 
 
Uniknya di masa pandemi ini, kewajiban untuk mematuhi salah satu protokol kesehatan yakni menggunakan masker, menjadi faktor pendorong dalam kemajuan usahanya. 
 
"Di masa pandemi, sewaktu kita berinteraksi dan berkomunikasi hal yang pertama diperhatikan oleh lawan bicara adalah mata kita. Ini yang menyebabkan orang-orang cenderung mempercantik mata mereka dengan memasang bulu mata palsu," tuturnya.
 
Kiat-kiat yang dilakukan untuk menjaga eksistensi usaha rumahannya adalah dengan memberikan pelayanan yang ramah bagi pelanggan, menggunakan bahan-bahan berkualitas premium dan harga yang terjangkau. Hal ini karena kebanyakan kliennya berasal dari kalangan pelajar. 
 
Sementara itu, penghasilan yang diraupnya sebulan tembus pada angka Rp5 juta. Pada hari raya besar seperti Idul Fitri dan Galungan, omzetnya membengkak hingga Rp7 juta. Bisnis ini tentu sangat menguntungkan baginya diera pandemi. 
 
Indah Yuliarsini (23), asal Singaraja adalah seorang penata rias atau lebih luasnya dikenal sebagai MUA (make up artist). Ia sudah mendalami dunia tata rias sekitar dua tahun lamanya. 
 
Ia membocorkan tentang tingginya minat masyarakat pada jasa riasnya. Menurutnya, menyewa jasa MUA terbukti lebih praktis dan hemat waktu, ini juga diimbangi oleh fakta di lapangan bahwa tidak semua orang terutama wanita mahir menggunakan make up. Sehingga mereka memilih untuk menyewa jasa seseorang yang profesional untuk mempercantik diri. 
 
"Contohnya riasan make up untuk menikah. Itu kan tidak semua orang menguasainya, oleh karenanya mereka memilih memakai jasa MUA."
 
Di tengah pandemi dia tidak pasrah pada keadaan, upanya untuk tetap eksis di tahun-tahun yang sulit ini adalah dengan gencar melakukan promosi sosial media. Ia membeberkan bahwa hal tersebut efektif dalam mengenalkan jasanya pada masyarakat luas. Hasilnya, usahanya kini bergerak stabil dibantu dengan kondisi pandemi yang semakin menemukan titik terang.
 
Ia membagi tips dalam mengencangkan sabuk melawan pesaing yang menjamur.
 
"Gunakan produk yang berkualitas. Karena semakin bagus produk, hasil riasan semakin baik di wajah klien. Jangan lupa, membangun relasi dan menjaga hubungan baik dengan klien itu sangat penting," katanya.
wartawan
M2
Category

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Ratusan Truk, Massa Forum SSB Bergerak Sampaikan Aspirasi ke PPLH Bali-Nusra

balitribune.co.id | Denpasar – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum SSB bergerak menuju lokasi aksi di wilayah Denpasar Timur, Kamis (16/4/2026) pagi. Massa yang berkumpul di Jl. Serangan, Denpasar Selatan tersebut mulai bergerak sekitar pukul 09.30 Wita dengan menggunakan sekitar 230 unit truk dan 60 unit sepeda motor, dengan jumlah massa diperkirakan mencapai 600 orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi, Dukung Ekonomi Berkelanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan saat menghadiri pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali di Denpasar, Selasa (14/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Lirik Pasar Dalam Negeri, Puluhan Patung Timboel Art Gallery Dipamerkan di Sanur

balitribune.co.id | Denpasar - Turis asing yang datang dari berbagai negara tampak takjub melihat karya patung Timboel Art Gallery yang dipamerkan di Sudamala Resorts, Rabu (15/4). Puluhan karya seni berbentuk hewan, manusia dan lainnya yang dibuat dengan kombinasi aluminium, stainless steel dan kayu jati dipamerkan di Sudakara ArtSpace Sudamala Resort Sanur dengan tema "Inner Landscapes" hingga 30 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.