Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelepasan Kontingen PENAS XV Kabupaten Karangasem Tahun 2017

karangasem
LEPAS - Kontingen PENAS XV Kabupaten Karangasem Tahun 2017 oleh Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri.

Amlapura, Bali Tribune

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi melepas secara resmi Kontingen Pekan Nasional (PENAS) XV Petani-Nelayan Kabupaten Karangasem Tahun 2017, di Wantilan Kantor Bupati setempat, Senin (17/4).

Acara pelepasan ditandai dengan pemasangan Syal secara simbolis oleh Bupati kepada para peserta PENAS, yang disaksikan Kadis Pertanian Kabupaten Karangasem I Wayan Supandhi, dan Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karangasem I Wayan Sumatra beserta para anggota KTNA lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem I Wayan Supandhi dalam laporannya mengungkapkan, tujuan pelaksanaan PENAS Ke-VX Tahun 2017 adalah meningkatkan motivasi dan kegairahan petani nelayan dan masyarakat pelaku agrobisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agrobisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan. “Kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan kepemimpinan dan kemandirian kontak tani nelayan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dibidang teknologi dan informasi serta meningkatkan jiwa kewirausahaan dan kesadaran terhadap lingkungan,” ujar Supandhi.

Bupati Mas Sumatri dalam sambutannya mengatakan, dalam era perdagangan bebas sekarang ini para petani nelayan harus mampu bersaing di pasaran global dengan terus berupaya meningkatkan kwalitas produk dan melakukan efisiensi dalam mengelola usaha tani nelayan-Hutan. Dikatakanya, hal ini sejalan dengan Tema PENAS Ke-XV kali ini, yaitu, “Melalui PENAS Petani dan Nelayan ke XV Tahun 2017 Kita Mantapkan Kelembagaan Tani Nelayan dan Petani Hutan Sebagai Mitra Kerja Pemerintah Dalam Rangka Kemandirian, Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Menuju Kesejahteraan Nelayan Petani Indonesia,” ujarnya.

Mas Sumatri berharap kepada peserta dan pendamping agar seluruh berpartisipasi dan berperan aktif untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PENAS ini, sehingga tujuan dan sasaran yang diharapkan dapat tercapai secara maksimal, yang selanjutnya dapat diterapkan dan dikembangkan di masing-masing wilayahnya. “Saya minta kepada para peserta dan pendamping Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari Kabupaten Karangasem, dapat mempromosikan dan melakukan kerjasama kemitraan dalam pemasaran hasil-hasil pertanian dan perikanan dengan para stake holder yang hadir saat pelaksaan PENAS tersebut,” tegasnya.

Peserta PENAS Ke XV Tahun 2017 Kabupaten Karangasem berjumlah 40 orang, terdiri dari 30 orang berasal dari KTNA yang telah menunjukkan dedikasinya dalam memajukan pertanian dan nelayan di Kabupaten Karangasem beserta 10 orang pendamping dari Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Karangasem. Kegiatan rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 6-11 Mei 2017, bertempat di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.

wartawan
habit
Category

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.