balitribune.co.id | Mangupura - Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung. Pompa berkapasitas 800 kilowatt (kW) di Sistem 4 Estuary yang sebelumnya mengalami kerusakan kini sudah selesai dipasang. Pemasangan pompa jumbo tersebut rampung pada Rabu (30/9/2026).
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung I Wayan Suyasa, mengatakan pompa pengganti telah terpasang setelah didatangkan dari Jawa pada Selasa (29/9/2026).
“Pompa sudah selesai dipasang,” ujar Suyasa, Rabu (30/9/2026).
Pompa tersebut langsung dikerjakan begitu tiba di Badung. Setelah melalui proses pengangkatan, pemasangan dan penyambungan pada sistem, pekerjaan akhirnya dapat diselesaikan pada Rabu.
Dengan terpasangnya pompa 800 kW tersebut, proses distribusi air ke wilayah pelayanan Badung Selatan mulai kembali dijalankan. Suyasa memastikan air sudah mulai dialirkan melalui jaringan perpipaan.
“Air sudah dialirkan,” katanya.
Meski demikian, air yang sudah dialirkan dari sistem belum serta-merta tiba secara bersamaan di seluruh rumah pelanggan. Dibutuhkan waktu bagi aliran air untuk bergerak melalui jaringan pipa hingga mencapai masing-masing titik pelayanan.
“Air sudah dialirkan. Mungkin pengaliran sampai tiba di rumah pelanggan yang butuh waktu perjalanan air di pipa,” jelas Suyasa.
Sebelumnya, gangguan distribusi air melanda sejumlah wilayah Kuta Selatan, di antaranya Bualu, Sawangan, Kampial, Kutuh, Ungasan, Pecatu, Labuan Sait, Balangan, Jimbaran dan sekitarnya. Gangguan terjadi setelah motor pompa utama berkapasitas 800 kW di Sistem 4 Estuary mengalami hubungan arus pendek.
Kerusakan pompa sempat membuat proses pemulihan membutuhkan waktu karena komponen pompa harus menjalani perbaikan di Semarang, Jawa Tengah, sebelum dikirim kembali ke Bali. Komponen tersebut juga sempat mengalami hambatan dalam perjalanan dari Jawa menuju Badung.
Kini, setelah pompa pengganti terpasang dan air mulai dialirkan, Perumda Tirta Mangutama melakukan proses pemulihan distribusi secara bertahap. Pelanggan di sejumlah wilayah masih diminta menunggu hingga aliran air mencapai jaringan masing-masing dan tekanan kembali normal.