Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemasukan Sirkuit Drag Race Bangli Masih Minim

drag race bangli
Bali Tribune / DRAG RACE - Suasana di sirkuit drag race Landih Bangli.

balitribune.co.id I Bangli - Harapan untuk menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah lewat membangun Sirkuit Drag Race Bangli di Desa Landih ternyata masih sebatas angan-angan. Buktinya hingga pertengahan tahun 2026, pendapatan masih belum maksimal. Aktivitas di lintasan tersebut sejauh ini masih sepi.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bangli, I Gusti Ngurah Alit, mengatakan sepanjang Januari hingga Juni 2026, pemasukan dari Sirkuit Drag Race Landih memang sudah ada, namun nilainya masih tergolong kecil. Dari target retribusi Rp158 juta pada Januari misalnya, pemasukan tercatat sekitar Rp11 juta, sedangkan pada Mei sebesar Rp8 juta. "Kalau dilihat dari target PAD, pendapatan  masih kecil," jelas Ngurah Alit.

Menurutnya, selama semester pertama tahun ini, pemanfaatan sirkuit masih sebatas latihan drag race. Belum adanya event resmi membuat potensi pendapatan belum bisa dimaksimalkan. Pada bulan juli nanti baru rencana ada event. Sesuai ketentuan dalam peraturan bupati (Perbup), retribusi pemanfaatan sirkuit untuk event drag race sepeda motor dipatok Rp6 juta per kegiatan, sedangkan drag race mobil Rp12,5 juta. 

Sementara untuk kegiatan latihan, tarif yang dikenakan jauh lebih kecil, yakni Rp55 ribu per jam untuk sepeda motor dan Rp200 ribu per jam untuk mobil. "Januari sampai Juni ini baru sebatas latihan-latihan saja, sehingga pemasukan masih kecil," ungkapnya.

Di sisi lain, upaya untuk mendongkrak pemanfaatan sirkuit juga masih terkendala keterbatasan anggaran promosi. Menurut Ngurah Alit, pihaknya belum bisa secara maksimal menggenjot pemanfaatan sirkuit karena tidak ada anggaran promosi di dinas. Pemerintah Kabupaten Bangli bekerja sama dengan Desa Landih dalam pengelolaan Sirkuit Drag Race Bangli sejak 2025. Pungutan retribusi baru mulai diberlakukan pada Agustus tahun lalu. 

wartawan
SAM
Category

Kita Butuh Pers Yang Independen

balitribune.co.id | Gubernur Bali Wayan Koster (Pal Koster) meminta kalangan pers untuk senantiasa memberikan kritik yang membangun terhadap pemerintahannya demi menemukan cara yang tepat untuk memajukan Bali. Namun demikian, kritik yang membangun itu harus berasal dari sikap independen jurnalis dan institusi pers yang menaunginya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.