Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemerintah Tambah Kuota Pengiriman Sapi ke Luar Daerah

Wakil Ketua DPRD Bali IGK Kresna Budi.
Bali Tribune / Wakil Ketua DPRD Bali IGK Kresna Budi.

balitribune.co.id I Singaraja - Keluhan peternak dan pengusaha terkait terbatasnya kuota sapi direspon cepat pemerintah. Melalui Wakil Ketua DPRD Bali IGK Kresna Budi, kuota sapi Bali ke luar daerah yang sebelumnya telah habis ditambah cukup signifikan yakni sebanyak 3.500 ekor, mengingat permintaan di pasar masih cukup tinggi. Penambahan itu diputuskan oleh Pemprov Bali bersama DPRD Bali untuk mengantisipasi lonjakan permintaan hewan kurban, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kresna Budi mengatakan, kuota tambahan sebanyak 3.500 ekor tersebut merupakan hasil koordinasi antara pihak legislatif dan Gubernur Bali. Keputusan ini juga menjadi respons atas keluhan para pelaku usaha yang sebelumnya kesulitan melakukan pengiriman akibat kuota yang telah habis. "Menanggapi keluhan sebagian pengirim sapi dengan habisnya kuota, patut disadari dan dipahami bahwa pemerintah juga ikut prihatin atas masalah ini. Makanya saya sebagai anggota Dewan juga berkomunikasi dengan Gubernur. Astungkara, Apa yang menjadi masukan kita diterima dengan baik oleh Gubernur kemarin," ujar IGK Kresna Budi, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan hewan kurban, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap kerukunan antarumat beragama di Indonesia. "Biar bagaimanapun juga, namanya hari raya, ini adalah bentuk kita tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, ya harus didukung juga. Makanya kuota sapi kiriman dalam rangka Idul Adha ini bisa berjalan dengan bagus," imbuhnya.

Selain itu, penambahan kuota juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi peternak lokal di Bali. Dengan meningkatnya permintaan, harga sapi di pasaran dinilai akan kembali stabil dan menguntungkan. "Di samping itu juga, harga sapi di Bali kan menjadi lebih berharga atau bernilai. Selama ini keluhan kan sedikit sekali ada pengiriman. Di saat momentum untuk mendapatkan harga yang baik, tapi kuota terbatas. Untuk itulah dari hasil diskusi saya sama Gubernur, kuota sapi ditambah lagi 3.500 ekor," jelasnya.

Ia berharap kebijakan ini dapat memastikan distribusi hewan kurban berjalan lancar hingga Idul Adha usai, serta menjaga ketersediaan stok di daerah tujuan. "Kita tetap berjaga-jaga sampai Hari Raya Idul Adha ini berakhir. Jadi stok untuk hewan kurban jadinya kan lebih aman lah di daerah Jakarta dan sekitarnya," tandas Kresna Budi.

Sebelumnya, peternak dan pengusaha mengeluhkan terbatasnya kuota pengiriman sapi Bali keluar daerah ditengah tingginya permintaan pasar. Meski Pemerintah Provinsi Bali telah menaikkan kuota pengiriman sapi menjadi 50.000 ekor pada tahun 2026 dari sebelumnya sekitar 40.000 ekor, pelaku usaha menilai angka tersebut masih belum mampu mengimbangi tingginya permintaan pasar.

Salah satu pedagang sapi asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Made Taro, mengungkapkan permintaan datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Depok, Bekasi, Banten, Solo, Yogyakarta, Bogor hingga Banjarmasin. "Kami berharap akan ada penambahan kuota pengiriman sapi mengingat permintaan masih tinggi. Dan dalam momen ini hanya beberapa hari ada lonjakan permintaan dan kemungkinan masih terus akan ada peningkatan hingga menjelang hari raya (Idul Adha)," ujarnya beberapa waktu lalu.

wartawan
CHA
Category

Pemkab Badung Tertibkan Enam Warung Kumuh di Jalan Gatot Subroto Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung melaksanakan penertiban terhadap sejumlah warung yang berdiri di sepanjang Jalan Gatot Subroto Barat, tepatnya di kawasan perbatasan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Rabu (30/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Usut Kasus Dugaan Penipuan, Polda Bali Geledah Toko Emas Divine dan PT Emas Now

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali melakukan penggeledahan dan penyitaan di Toko Emas Divine serta PT Emas Now yang berlokasi di Pertokoan Duta Wijaya, Jalan Raya Puputan No. 8, Renon, Denpasar.

Langkah hukum ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang melibatkan kedua perusahaan tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Januari-September 2026, BPJS Ketenagakerjaan Gianyar Bayarkan Klaim JHT Rp167 Miliar

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Gianyar sepanjang Januari hingga September 2026 telah membayarkan manfaat klaim Jaminan Hari Tua (JHT) lebih Rp167 miliar. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar, Venina di Gianyar baru-baru ini mengatakan, klaim sebesar lebih Rp167 miliar tersebut untuk 10.818 kasus pengajuan klaim hanya untuk program Jaminan Hari Tua.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek PPN Pengambengan Resmi Dimulai

balitribune.co.id | Negara - Proyek penataan dan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan resmi memasuki tahap konstruksi fisik. 

Proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Market (IFP-IFM) Phase-I senilai Rp1,276 triliun ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Wahyu Sakti Trenggono, Selasa (29/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Made Westra Resmi Gantikan Suadi Putra di DPRD Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - DPRD Kota Denpasar menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peresmian Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Denpasar sisa masa jabatan 2024-2029 di Ruang Sidang DPRD setempat, Selasa (29/9/2026). 

Dalam sidang tersebut, I Made Westra resmi dilantik menggantikan I Wayan Suadi Putra yang sebelumnya mengajukan pengunduran diri.

Baca Selengkapnya icon click

18 Ekor Ular King Kobra Teror Permukiman Warga Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan – Sebanyak 18 ekor ular king kobra meneror kawasan permukiman warga di Kabupaten Tabanan dalam kurun tiga bulan terakhir. Seluruh ular berbisa mematikan tersebut berhasil dievakuasi oleh Yayasan Reptil Asih Tabanan di tengah lonjakan pergerakan satwa akibat siklus musim kawin.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.