Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

kadis pertanian
Bali Tribune/ KADIS - Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng, I Gede Melandrat, S.P.

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng, I Gede Melandrat, S.P., menjelaskan rencana tersebut berawal dari aspirasi masyarakat Desa Gitgit yang disampaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). "Kami mendapatkan usulan dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Desa Gitgit sejak empat tahun lalu. Masyarakat di sana ingin mengusulkan jenis komoditas apel, padahal existing (tanaman yang ada) sekarang adalah cengkeh," ujar Melandrat, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, pengembangan apel ini akan menjadi bagian dari upaya pengayaan jenis tanaman di lahan perkebunan yang selama ini didominasi tanaman cengkeh. Selain itu, konsepnya juga akan dikaitkan dengan pengembangan agrowisata yang terintegrasi dengan potensi wisata alam di wilayah tersebut, khususnya Air Terjun Gitgit.

Dalam rencana awal, tanaman apel akan ditanam di kawasan sepanjang jalur menuju lokasi air terjun sehingga dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang datang berkunjung. "Areal nanti yang akan ditanami adalah areal di sekitaran menuju jalan air terjun. Sepanjang jalan itu nanti akan ditanami dengan tanaman apel," imbuhnya.

Melandrat mengakui bahwa budidaya apel memiliki tingkat perawatan yang lebih kompleks dibandingkan tanaman perkebunan lainnya. Karena itu, pihaknya akan memberikan pendampingan intensif kepada para petani agar proses budidaya dapat berjalan dengan baik. "Kalau apel itu susah, dia harus sistem stressing, dahan ditarik dan dilengkungkan baru dia akan keluar bunga. Jadi ekstra perawatannya. Ini tidak lepas dari upaya kami melakukan pendampingan," kata Melandrat.

Untuk jenis tanaman, Distan berencana menggunakan varietas apel yang telah terbukti mampu tumbuh di Indonesia, salah satunya yang banyak dikembangkan di wilayah Malang. Melandrat juga menyinggung sejarah bahwa Bali, khususnya kawasan Kintamani, pernah dikenal sebagai penghasil apel sebelum akhirnya banyak tanaman ditebang dan bibitnya dibawa ke Malang.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa tujuan utama program ini bukan hanya mengejar produksi buah semata, melainkan menciptakan nilai ekonomi dari konsep wisata petik buah yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan. "Sejauh mana budidaya apel berdampak pada ekonomi petani? Kalau arahnya ke agrowisata, maka petik buah akan menjadi nilai tambah. Nilainya tidak tergantikan karena ada kepuasan batin wisatawan bisa memilih dan memetik sendiri bersama keluarga," paparnya.

Sebagai gambaran, ia mencontohkan keberhasilan agrowisata anggur di wilayah Gerokgak yang mampu menjual produk dengan harga lebih tinggi karena yang ditawarkan bukan sekadar buah, tetapi juga pengalaman wisata.

Distan Buleleng menargetkan proses penanaman apel di Desa Gitgit dapat mulai direalisasikan pada tahun ini, menyesuaikan dengan kesiapan lahan dan ketersediaan anggaran. "Rencananya tahun ini kita eksekusi. Ini akan menambah varian dan menjadi ikon baru agrowisata di Gitgit," tandas Melandrat. 

wartawan
CHA
Category

Sensasi Berkendara Malam, Astra Motor Bali Gelar Vario EVO Night Ride

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali memperkuat kedekatan dengan komunitas Honda melalui kegiatan Vario EVO Night Ride, yang mengajak sebanyak 75 anggota komunitas Viber Bali dan Vario Matic House Bali merasakan langsung pengalaman berkendara bersama New Honda Vario EVO 160 di malam hari.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kuasa Hukum Prajuru Pura Tangkas Koriagung Tunggu Itikad Baik Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.i | Semarapura - Polemik sanksi yang dijatuhkan Desa Adat Tangkas pada prajuru Pura Tangkas Koriagung, Diduga Penuhi Unsur Tindak Pemaksaan dengan menjatuhkan sanksi kesepekang. Di hadapan media, Kuasa Hukum Wayan Sumardika CS menyatakan siap tempuh jalur hukum terkait  pemberian sanksi adat terhadap lima prajuru Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung memasuki babak baru. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Zurich Entrepreneurship Program Bekali Keterampilan Wirausaha Masa Depan bagi 6 Ribuan Pelajar

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi digital, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia memperkuat dampak Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dengan membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.