Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penenun Berusia Lanjut di Sidemen, Mengukir Keindahan Endek dan Songket

menenun
Bali Tribune / MENENUN - I Nengah Ririg meski sudah usia lanjut, namun tetap semangat menerapkan keahliannya dalam menenun Kain Endek demi melestarikan Endek dan Songket Sidemen

balitribune.co.id | Amlapura - Kecamatan Sidemen sejak dulu dikenal sebagai daerah sentra tenun Endek dan Songket di Kabupaten Karangasem. Jika berkunjung dan berwisata ke sejumlah DTW di Kecamatan Sidemen, maka sayup wisatawan akan mendengar derak dan hentakan alat tenun tradisional yang berasal dari beberapa sentra tenun yang ada di dekat sejumlah objek wisata alam di daerah ini.

Dikenalnya Sidemen sebagai salah satu daerah penghasil kain tenun Endek dan Songket klasik dengan motif, warna alami dan ciri khas pada kain tenunnya yang padat ini tidak terlepas dari tangan-tangan trampil para penenun yang ada di daerah ini.

Salah satunya Ni Nengah Ririg (60) diusianya yang sudah semakin tua, jari jemari dan lengannya terlihat sangat lihai dan terampil memainkan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) atau alat tenun tradisional, hingga tercipta helai lembar kain tenun endek klasik dengan motif serta corak yang indah dan menawan.

Kendati pengelihatannya sudah tidak setajam saat muda dulu, namun Ni Nengah Ririg tetap berusaha menenun demi melestarikan tenun Endek dan Songket yang menjadi ciri khas tradisi budaya dan kearifan lokal warga di daerah kelahirannya tersebut. “Saya mulai menenun itu saat berusia 30 tahun. Kesulitannya sekarang sih karena pengelihatan saya sudah tidak setajam dulu jajdi pas kalau a da benang yang outus yang agak lama menemukannya. Cuman kalau menenunnya sih tidak ada kesulitan karena sudah terbiasa,” ungkap Nengah Ririg, Minggu (12/10/2025).

Selain itu, karena dirinya juga sudah memiliki keluarga jadi kegiatan menenun memang tidak bisa dilakukan full setiap harinya, karena baru bisa menenun setelah selesai melakukan aktifitas memasak dan mengurus keluarganya di rumah. Saat ini dirinya masih bekerja menenun di salah satu sentra kerajinan tenun di Sinduwati Sidemen untuk mengerjakan tenun Endek, sementara untuk tenun Songket dikerjakannya di rumah kaerena membutuhkan waktu luang dan konsentrasi tinggi.

Namun kekhawatiran kadang muncul di benak Nengah Ririg, karena sebagian besar penenun di beberapa sentra tenun yang ada di Sidemen sudah lanjut usia, sementara hanya sedikit gadis-gadis muda yang mau belajar dan menekuni seni dan kerajinan tenun. “Kalau anak-anak muda jarang ya! Kalau dulu di tempat saya kerja ini ada puluhan penenun, dan saat ini yang tersisa hanya saya sendiri. Tapi kalau di sentra tenun lainnya di Sidemen masih ada banyak penenun yang bekerja,” sebutnya.

Sementara itu, kain tenun Endek Sidemen terdiri dari dua jenis yakni Single Ikat dan Double Ikat, dan dari segi motif, Endek Sidemen memiliki motif yang cukup beragam, diantaranya motif Geometris, Flora dan Fauna, Encak Saji, Wajik Ukir, Patra, Rang-Rang dan Wayang. Sedangkan harga satu helai lembar kain Endek juga cukup beragam dan tergantung jenisnya. Untuk jenis Endek Single Ikat harganya berkisar antara Rp. 300.000 hingga Rp. 400.000 perlembar, sementara untuk kain Endek Double Ikat harga perlembarnya berkisar antara Rp. 500.000 hingga Rp. 600.000 perhelai lembar tergantung motif dan ukuran.

Nengah Ririg dan penenun lainnya yang masih tersisa mendorong gadis-gadis muda di seluruh desa di Sidemen agar belajar serta menekuni seni dan kerajinan tenun, seperti orang-orang tua dulu yang mewariskan keahlian tenun secara turun temurun sebagai sebuah tradisi dan budaya yang harus dilestarikan. Sebenarnya menurut Ririg, jika ditekuni kegiatan menenun sebenarnya bisa menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan untuk menopang ekonomi keluarga.

wartawan
AGS
Category

Rapat Paripurna ke-53, Dewan Bali Sampaikan Laporan Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke- 53 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 dengan agenda Laporan Dewan terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026, Sikap/Keputusan Dewan, Pendapat Akhir Kepala Daerah/Sambutan Gubernur Bali bertempat di Ruang Sid

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Vokasi, Astra Motor Bali Resmikan TEFA Pos AHASS di SMK PGRI 2 Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai bentuk komitmen nyata dan dukungan penuh (full support) terhadap penguatan pendidikan vokasi, Astra Motor Bali hadir langsung dalam Peresmian Teaching Factory (TEFA) Otomotif SMK PGRI 2 Badung yang berlokasi di Banjar Dukuh Moncos, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Uji Ketangguhan Mitsubishi XForce HEV, BRA Imam Bonjol Gelar Customer Gathering di Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - PT Bumen Redja Abadi (BRA) Mitsubishi Cabang Imam Bonjol, Denpasar, memberikan kesempatan kepada pelanggan setianya untuk menjajal langsung keunggulan Mitsubishi XForce HEV (Hybrid). Kegiatan test drive ini dikemas dalam acara customer gathering yang berlangsung di Temu Kamu Cafe, Jalan Setia Budi, Kuta, Badung, Sabtu (26/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.