Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyakit TBC Renggut 122 Nyawa di Buleleng

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. Sucipto.
Bali Tribune / Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. Sucipto.

balitribune.co.id I Singaraja - Penyakit mematikan Tuberkulosis (TBC) menjadi ancaman serius di Buleleng. Data yang dilansir Dinas Kesehatan Buleleng, sebanyak 1.649 orang diduga terpapar penyakit yang disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis tersebut. Bahkan penyakit menular berbahaya itu telah merenggut nyawa sebanyak 122 orang sepanjang tahun 2025-2026.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr. Sucipto mengatakan, hingga bulan April 2026 sebanyak 1.649 orang tercatat sebagai suspek. Sementara 300 orang lainnya dinyatakan positif TBC. "Tingginya jumlah suspek menunjukkan masih luasnya potensi penularan di masyarakat. Upaya penanggulangan terus diperkuat terutama melalui pelacakan terhadap kontak erat untuk memudahkan deteksi dini," ujar dr. Sucipto, Minggu (26/4/2026).

Saat ini jumlah pasien yang tengah dalam proses pengobatan sebanyak 303 orang. Dibandingkan dengan data yang sama pada tahun 2025 sebanyak 991 orang sedang dalam peroses pengobatan. "Pada tahun 2025 angka kesembuhan cukup tinggi karena melakukan pengobatan lengkap yakni sebanyak 501 orang, termasuk loss to follow up ada sebanyak 64 orang. Meninggal 119 orang, gagal 3 orang dan sedang pengobatan 303 orang," terangnya.

Perkembangan lebih lanjut, menurut dr. Sucipto, dalam kurun 2026 kembali ditemukan kasus sebanyak 300 orang terinfeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Sementara jumlah pasien yang tengah dalam proses pengobatan sebanyak 273 orang. "Dari jumlah itu, sebanyak 3 orang meninggal sebelum sempat menjalani pengobatan. Dan sebagian besar kasus TBC di Buleleng terjadi pada kelompok usia produktif," imbuhnya.

Menurut dr Sucipto, TBC paling sering menjangkiti usia produktif. Yakni antara usia 15-54 tahun dengan rata-rata pasien dewasa berada di kisaran usia 44,2 tahun hingga kelompok 45-54 tahun. "Balita diatas 5 tahun sangat rentan tertular. Kasus juga banyak ditemukan pada kelompok usia muda-remaja antara usia 10-24 tahun dan orang dengan penyakit penyerta,"terang dr. Sucipto.

Untuk memutus mata rantai penyebaran TBC, Dinas Kesehatan Buleleng telah melakukan langkah komprehensif diantaranya melakukan pengobatan terhadap penderita TBC sebagai langkah utama. "Kami juga melakukan deteksi dini dan pengobatan Adekuat yakni minum obat secara teratur dan pendampingan minum obat," jelasnya.

Langkah lain kata dr Sucipto melakukan pencegahan dengan menggunakan masker, etika batuk dan bersin, membuang dahak dengan benar dan tidak merokok. Ada juga pola pencegahan di lingkungan rumah dan lingkungan dengan memasang ventilasi rumah yang baik, membuka jendela. "Pencegahan bagi orang sehat (kontak erat) dengan tracing, terapi pencegahan TBC (TPT), vaksinasi BCG, edukasi masyarakat, sosialisasi TBC terutama menghapus stigma terhadap penderita," tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta Pimpin Acara Pelepasan ASN dan Pejabat yang Memasuki Purnabakti

balitribune.co.id | Amlapura - Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta memimpin upacara pelepasan sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem yang sudah memasuki masa purnabakti atau pensiun. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di Aula Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberda Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

ISPA Tembus 800 Kasus di Buleleng, Sekolah Mulai Terapkan Masker

balitribune.co.id | Singaraja - Penyebaran Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi perhatian di Kabupaten Buleleng. Sejumlah sekolah mulai menerapkan kebijakan penggunaan masker bagi siswa saat berada di lingkungan sekolah. Di tengah kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Buleleng juga mewaspadai peningkatan sejumlah penyakit lain, termasuk diare akut dan suspek demam tifoid.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bantah Data di Media Sosial, DLH Tabanan Tegaskan Kualitas Udara Berada di Kategori Sedang

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai status kualitas udara daerah tersebut yang disebut masuk dalam daftar sepuluh besar kota paling berpolusi di Indonesia.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polres Tabanan Segera Limpahkan Berkas Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Satreskrim Polres Tabanan bersiap melimpahkan berkas perkara pengeroyokan pencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pelimpahan tahap pertama tersebut ditargetkan rampung pada pekan ini setelah jajaran kepolisian menuntaskan seluruh rangkaian rekonstruksi atau reka ulang adegan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Curi Uang di Tabanan, Dua Warga Iran Ditangkap di Kuta

balitribune.co.id | Tabanan - Tim dari Polres Tabanan menangkap dua orang warga negara Iran yang sempat mencuri uang pedagang sembako di wilayah Kecamatan Selemadeg belum lama ini. 

Kedua warga negara Iran yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Tabanan itu berinisial MB (47) dan HM (54). Keduanya ditangkap Tim Satreskrim Polres Tabanan pada sebuah penginapan di kawasan Kuta, Badung, pada Minggu (20/9/2026) malam.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Bakal Tata Kabel Semrawut Usai Perda SJUT Ditetapkan

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan bakal segera menata kabel semrawut di seluruh wilayahnya. Penataan ini seiring telah ditetapkannya Peraturan Daerah Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (Perda SJUT) oleh DPRD Tabanan. Penertiban jaringan kabel ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta mengembalikan keindahan kawasan perkotaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.