Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

Perajin Batu Alam
Bali Tribune / PERAJIN BATU - Perajin batu alam saat membuat pesanan Pelinggih.

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Seperti yang diungkapkan salah seorang perajin batu alam di Kabupaten Bangli, Nengah Mudiarsa saat ditemui beberapa waktu lalu. Usaha batu alam yang dirintisnya ini mampu membuka peluang kerja bagi warga di sekitar tempat usahanya. 

Ia yang mempekerjakan 10 orang tukang untuk membuat pesanan Pelinggih dengan bahan batu alam tersebut mampu menghasilkan Pelinggih dalam kurun waktu seminggu. Mudiarsa menuturkan, berawal bekerja di salah satu usaha batu alam di Bypass Ida Bagus Mantra selama 3 tahun. 

Kemudian kata dia memutuskan untuk membuka usaha sendiri dengan berbekal keahlian yang didapatnya saat bekerja di tempat usaha batu alam sebelumnya. Di tahun 2012 ia membuka usaha membuat Pelinggih dari batu alam di Bangli. 

"Batu alam yang saya gunakan lahar dari Gunung Agung. Materialnya tidak sulit didapat, cuma sekarang kualitasnya beda. Dulu, batu alam lahar di Karangasem itu empuk, tetap sekarang keras. Hal itu yang memengaruhi waktu pengerjaan," katanya.

Ia menyebutkan, Pelinggih dari batu alam ini dijual mulai Rp 5,5 juta hingga Rp 50 juta tergantung ukuran. Sedangkan harga batu alam berkisar Rp 12,5 juta hingga Rp 20 juta per truk tergantung kualitas. "Pesanan Pelinggih dari rumahtangga paling banyak, kemudian Pura dan akomodasi wisata seperti hotel dan vila. Pembeli sampai rela menunggu pengerjaan hingga tahunan karena banyak yang pesan Pelinggih," ujar Mudiarsa. 

Sebelum pandemi Covid-19, pihaknya mempekerjakan 20 orang tukang. Namun setelah wabah global tersebut, pihaknya mempekerjakan 10 orang tukang. "Rp 180 ribu untuk bayar per tukang per hari," sebutnya. 

wartawan
YUE
Category

Ashram Gandhi Puri Rayakan HUT ke-29 dengan Tiga Cahaya Keteladanan

balitribune.co.id | Semarapura - Ashram Gandhi Puri Sevagram, Klungkung, Bali, memperingati 29 tahun perjalanannya pada 6 September 2026, bersamaan dengan Shantisena Sangha Jayanti. Peringatan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 99 tahun kunjungan penyair besar India sekaligus peraih Nobel Sastra, Rabindranath Tagore, ke Bali pada 1927.

Baca Selengkapnya icon click

Mantan Kepala Kanwil BPN Bali Tersangka Pemalsuan Surat Tanah

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan "penyunatan" tanah Pura Dalam Balangan, Jimbaran, memasuki babak baru setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali menetapkan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh., M.H., sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tertinggal di Start, Rheza Danica Sukses Sabet Podium ARRC Sepang

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens, tampil gemilang dan sukses mengamankan podium ketiga pada kelas Asia Production 250 (AP250) dalam race pertama ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang International Circuit, Sabtu (5/9). Di atas Honda CBR250RR, Rheza melakukan aksi penpilan impresif untuk menaklukkan rival-rivalnya meski harus memulai balapan dari posisi start ke-30.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Tumpek Uye di Pura Jagatnatha

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri persembahyangan bersama Rahina Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar. Perayaan yang jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Uye ini dimanfaatkan umat Hindu untuk memuliakan hewan sebagai ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keharmonisan alam dan makhluk hidup.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Izin dan Legalitas Belum Jelas, Pansus TRAP Tutup Sementara Tambang Kampial

balitribune.co.id I Badung - Aktivitas pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, dihentikan sementara setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah kejanggalan terkait perizinan dan legalitas kegiatan di lokasi tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Tambang di Kampial

balitribune.co.id I Badung - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali bersama jajaran pemerintah daerah melakukan sidak pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Jumat (4/9/2026). Aktivitas pertambangan sementara ditutup setelah sidak karena sejumlah dokumen perizinan dan dasar hukum pengelolaan lokasi masih perlu dipastikan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.