Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertanian Organik Berkelanjutan, Burung Hantu Predator Pengendali Hama Tikus

pertanian
Bali Tribune / PERTANIAN ORGANIK - Kelompok Tani Desa Kedisan Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar yang mengembangkan pertanian organik memanfaatkan burung hantu Tyto alba sebagai predator alami pengendali hama tikus

balitribune.co.id | Gianyar - Upaya mengembangkan pertanian organik berbasis konservasi lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversity) di Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar dilakukan dengan pemanfaatan burung hantu Tyto alba sebagai predator alami pengendali hama tikus. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Pendiri Yayasan Owl Tower Bali, dr. I Wayan Wirawan menyatakan, burung hantu jenis Tyto alba dibudidayakan sebagai predator alami untuk mengendalikan populasi hama tikus di area persawahan. Program ini menjadi salah satu bentuk penerapan solusi berbasis alam (nature-based solution) dalam mendukung praktik pertanian organik yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Kata dia, seekor burung hantu dewasa mampu memangsa beberapa ekor tikus setiap malam. Sehingga menjadi solusi pengendalian hama yang efektif tanpa merusak keseimbangan ekosistem maupun mencemari lingkungan akibat penggunaan bahan kimia. "Pemanfaatan burung hantu sebagai pengendali hayati telah terbukti mampu membantu petani mengurangi ketergantungan terhadap racun tikus. Selain lebih ramah lingkungan, metode ini juga mendukung terciptanya ekosistem pertanian yang lebih sehat, menjaga keseimbangan rantai makanan, serta mendukung pelestarian keanekaragaman hayati," jelasnya di Gianyar beberapa waktu lalu.

Ketua Kelompok Tani Desa Kedisan, I Putu Yoga Wibawa mengatakan, burung hantu Tyto alba menjadi solusi yang sangat dibutuhkan karena sejalan dengan upaya pengembangan pertanian organik yang lebih sehat, produktif, dan ramah lingkungan tanpa bergantung pada penggunaan bahan kimia untuk pengendalian hama. "Ini diyakini akan memberikan manfaat nyata dalam mengurangi serangan hama tikus, meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem persawahan. Besar harapan, inisiatif ini juga dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menerapkan praktik pertanian yang lebih berwawasan lingkungan dan mendukung pelestarian alam," ujar I Putu Yoga Wibawa.

Penggunaan burung hantu sebagai agen pengendali hayati telah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan dibandingkan penggunaan racun tikus. Selain efektif mengendalikan populasi hama, metode ini turut menjaga keseimbangan ekosistem, mempertahankan kesuburan tanah, melindungi organisme non-target di lingkungan persawahan, serta mendukung produksi pangan yang lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.

wartawan
YUE
Category

Jaya Negara Tinjau Normalisasi Tukad Loloan

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau langsung proyek normalisasi Tukad Loloan di Sanur Kauh, Sabtu (3/10/2026) pagi. 

Langkah yang diomandoi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar ini merupakan bagian dari pengerukan massal di 40 titik aliran sungai dan drainase demi mengantisipasi banjir menjelang musim penghujan.

Baca Selengkapnya icon click

Bank Daerah Bangli Lakukan Revitalisasi Gedung Kantor Lama

balitribune.co.id | Bangli - Guna meningkatkan kenyamanan layanan dan mencerminkan transformasi digital serta profesionalisme lembaga keuangan , maka PT BPR Bank Daerah Bangli melakukan revitalisasi gedung kantor. Revitalisasi menyasar bangunan gedung kantor di sisi sebelah barat yang nota bene merupakan banguanan tua.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek RSUD Buleleng Rp203 Miliar Diusulkan Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Rencana pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng senilai sekitar Rp203 miliar mendapat perhatian Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Buleleng. Sorotan utama diarahkan pada rencana pembiayaan proyek melalui pinjaman daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Komisi II DPRD Karangasem Ingatkan Potensi Alam dan Ekonomi Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Komisi II DPRD Karangasem, I Made Tarsi Ardipa menghadiri kegiatan Forum Group Discussiin (FGD) terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Rangka Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Rendang, Selat, dan Bebandem di Kabupaten Karangasem, yang berlangsung di Kantor Camat Selat, Karangasem, Senin (5/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Investasi Butuh Kepastian, Buleleng Kebut Penyusunan Lima RDTR

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mengebut penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk memperjelas fungsi dan peruntukan ruang sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan RDTR menjadi tindak lanjut dari Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disahkan pada 2024. 

Baca Selengkapnya icon click

Penertiban Pedagang di Anjungan Penelokan, Satpol PP Masih Tunggu Rekomendasi Disparbud

balitribune.co.id | Bangli - Keberadaan pedagang di kawasan wisata Penelokan, Kintamani, menjadi sorotan publik. Fenomena yang sudah berlangsung sejak lama ini dinilai membuat wajah salah satu ikon wisata Bangli itu semakin semrawut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.