Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

PMI Bali
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Kapolsek Bangli, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, saat dikonfirmasi pada Minggu (23/8/2026), membenarkan informasi tersebut dan menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) selaku pihak penyalur di Bangli.

Berdasarkan keterangan LPK, korban berangkat ke Jepang pada 1 Juli 2026. Korban sempat mengikuti pelatihan di training center sejak 2 Juli hingga 2 Agustus, sebelum akhirnya mulai bekerja di salah satu perusahaan di Jepang pada 6 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 08.30 waktu Jepang. Pihak training center dihubungi oleh Kumiai (AO) dan pihak perusahaan karena korban tidak masuk kerja seperti biasa dan panggilan telepon tidak direspons.

Mendapat laporan tersebut, pihak training center mendatangi apartemen tempat tinggal korban. Rekan kerja sekaligus teman satu apartemen korban, Komang Setia Dewi, menuturkan bahwa pada pagi harinya sekitar pukul 06.50 waktu setempat, korban sempat bangun untuk sarapan. Namun, karena menunggu terlalu lama, saksi memutuskan berangkat lebih dulu ke tempat kerja.

Sekitar pukul 09.26 waktu setempat, pihak training center tiba di apartemen yang dalam keadaan terkunci. Dengan bantuan pihak perusahaan, pintu apartemen akhirnya berhasil dibuka. Setelah dilakukan penyisiran di kamar, dapur, dan toilet, korban tidak ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan ke kamar mandi yang ternyata terkunci dari dalam. Setelah pintu kamar mandi berhasil dibuka dengan sedikit kesulitan, korban ditemukan dalam posisi duduk bersandar di tembok di balik pintu dalam kondisi tergantung menggunakan selendang di bawah shower.

Pihak perusahaan segera melaporkan temuan tersebut kepada Kepolisian Jepang untuk ditindaklanjuti.

"Hingga kini, hasil pemeriksaan belum dapat disampaikan secara lengkap karena proses penyelidikan oleh Kepolisian Jepang masih berlangsung," tandas Kompol Gusti Made Sudarma Putra.

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Taro Jalani Penilaian Desa Antikorupsi 2026, Tim Evaluasi Lima Komponen

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, mengikuti penilaian Percontohan Desa Antikorupsi Tahun 2026 oleh Tim Penilai Provinsi Bali di Kantor Desa Taro, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program perluasan Percontohan Desa Antikorupsi di Kabupaten Gianyar untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kapolres Gianyar Motivasi Peserta Program Peduli Pengangguran

balitribune.co.id | Gianyar - Polres Gianyar mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Salah satu upayanya dilakukan dengan memberikan motivasi kepada 16 peserta pelatihan barista di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) AI Kabupaten Gianyar, Kamis (22/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Puncak Maligia Punggel di Pantai Mertasari Diikuti 535 Puspa

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri puncak Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel di Pantai Mertasari, Desa Adat Intaran, Sanur, Rabu (21/10/2026). Upacara massal yang diselenggarakan oleh Griya Karang Tampak Gangsul, Griya Timbul Intaran, dan Griya Tambak Sari Intaran ini berlangsung khidmat dengan diikuti 535 puspa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.