Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Progres Revitalisi Pasar Umum Negara Capai 98 Persen

Bali Tribune / PASAR - Menjelang peresmiannya, masih terus dilakukan pekerjaan fisik di kawasan revitalisasi Pasar Umum Negara.

balitribune.co.id | Negara - Revitalisasi Pasar Umum Negara (PUN) kini pengerjaannya masih tersisa 2 persen. Jelang peresmiannya, kini berbagai persiapan sudah mulai dilaksanakan. Terlebih pasar yang dibangun menggunakan anggaran APBN ini diharapkan bisa diresmikan oleh Presiden Jokowi.

Setelah berlangsungnya pekerjaann fisik, proses pembangunan Pasar Umum Negara (PUN) kini hanya menyisakan beberapa tahap akhir seperti pembersihan area luar. Sejumlah tahapan saat ini mulai dilakukan untuk persiapan peresmian Segala persiapan juga terus dimaksimal, demi memastikan acara peresmian dapat berlangsung lancar. Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo  diharapkan berkenan hadir ke Jembrana untuk meresmikan pasar revitalisasi ini.

Teranyar telah dilaksanakan upacara pamelaspasan pada Kamis (5/9). upacara melaspas alit ini, di puput oleh Ida Pedanda Gede Ketut Putra Kemenuh dari Griya Kemenuh Suka Taman Ketugtug. “Kami bersyukur perjalanan dari awal hingga saat ini berjalan dengan baik. Pasar sudah 98 persen siap, hanya tinggal pembersihan beberapa bagian kecil. Kami melaksanakan upacara Melaspas sambil terus mengejar penyelesaian proyek ini,” ujar Bupati Jembrana, I Nengah Tamba

“Astungkara, Bapak Presiden Jokowi  bisa hadir untuk meresmikan pasar yang menjadi kebanggaan masyarakat Jembrana,” imbuhnya. Ia mengklaim pasar yang baru dipugar ini menjadi kebanggaan masyarakat Jembrana. Hal itu menurutnya terlihat dari respon positif dari para pedagang. Selain dilengkapi fasilitas yang modern dan nyaman, area pasar ini menurutnya dirancang menjadi tempat yang menarik bagi segala kalangan, tidak hanya ibu-ibu, tapi juga bagi generasi muda.

Bahkan ia menyebut pasar ini diproyeksikan akan ramai selama 24 jam karena lokasinya yang strategis salah satuny menghubungkan jalan nasional. Menurutnya, Ia mengatakan nantinya kawasan Pasar Umum Negara akan dijadikan sebagai salah satu objek wisata, “Proses soft opening akan dilakukan Selas (10/9). Nantinya, setelah jam 5 sore, akses Jalan Pahlawan akan dibuat bebas kendaraan untuk menciptakan suasana mirip dengan Malioboro di Yogyakarta, ” jelasnya. 

“Pedagang sudah merasa senang dan nyaman. Mereka sudah mulai memasukkan barang-barang dagangan secara bertahap,” imbuhnya. Pihaknya tidak ingin para pedagang langsung berjualan begitu saja, akan ada edukasi terlebih dahulu sehingga memahami cara berdagang yang efektif agar menarik minat pembeli. “Para ini juga sebagai ikon pariwisata. Masyarakat bisa datang berbelanja sekaligus berwisata bersama keluarga dalam suasana yang nyaman dan indah, tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, I Komang Agus Adinata mengatakan Kamis kemarin juga sudah diserahkan kunci kepada ratusan pedagang. Menurutnya Selasa mendatang semua pedagang sudah berada ditempatnya masing-masing untuk bersiap-siap membuka secara bersama-sama seluruh kios dan los, dan juga sekaligus membuka pasar umum negara ini. “Pembagian kunci sesuai dengan kategori ukuran,” tandasnya.

Sementara itu salah seorang pedagang pasar, Ni Putu Yuli Susanti berharap pengerjaan pasar revitalisasi ini bisa segera rampung, “agar kami bisa kembali bisa berjualan dan harapan kami bisa laris” ujarnya. Ia bersama para pedagang yang kini berjualan diberbagai Lokasi  meminta bantuan pendanaan untuk memulai berjualan kembali di pasar, “kami mohon apabila ada dana lunak, bantuan itu yang sangat kami harapkan,” ungkap pedagang pakaian ini diamini pedagang lainnya. 

wartawan
PAM
Category

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.