Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pura Tirta Harum Serangan, Perpaduan Hindu - Cina

Bali Tribune / PUJAWALI - Suasana Pujawali di Pura Tirta Harum, Selasa (28/5) desa Serangan, Denpasar Selatan

balitribune.co.id | Denpasar - Kendati ada sebuah jembatan penghubung, serta pembangunan proyek megah, tidak menghilangkan kemagisan sebuah Pulau Serangan di wilayah Kecamatan Denpasar Selatan. Bicara soal desa Serangan, umumnya hanya terdengar nama Pura Dalem Sakenan.
Sesungguhnya di Pulau ini dikelilingi Pura-Pura Pingit yang kini mulai banyak didatangi umat dari luar daerah. Salah satunya Pura Tirta Harum yang hari pujawali jatuh pada Angara Prambakat (setiap enam bulan sekali).

Pura yang berlokasi di ujung tepi pantai timur Pulau Serangan ini, dahulu dikelilingi oleh lautan. Untuk menuju pura ini harus menggunakan perahu atau jukung. Namun, setelah dilaksanakan reklamasi Pulau Serangan, kini bisa menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat. Hanya saja saat adanya pembangunan sebuah mega proyek membuat akses jalan menuju ke Pura ini harus berjibaku dengan debu.

Di dalam pura ini terdapat Palinggih Taru, palinggih ini merupakan tempat pemujaan untuk pohon kayu santen yang dahulu ditebang. Kayu dari pohon tersebut selanjutnya digunakan untuk membuat pratima yang kemudian disetanakan di Pura Tirtha Harum. Ada pelinggih Puncak Giri, yakni pelinggih utama dan diyakini sebagai stana Bhatara lingsir Pura Tirtha Harum. 

Kemudian ada Palinggih Dalem Sloka, merupakan pangayat Ida Bhatara yang berstana di Pura Dalem Sloka yang berada di Alas Purwo, Jawa dan simboliskan dalam bentuk "Ratu Ayu" Rangda. Selanjutnya, Palinggih Gunung Agung, yang merupakan pangayat Ida Bhatara yang berstana di Gunung Agung. Selain itu, ada juga Palinggih Kresna, yang diyakini sebagai stana Bhatara Kresna "Maha Wisnu". Serta pelinggih Ida Ratu Ayu Manik. 

Uniknya, pada salah satu palinggih Kresna terdapat lebah atau tawon yang bersarang. Tidak diketahui dari mana asalnya, tiba-tiba sudah ada di palinggih tersebut dan selalu ada walau kerap kali di usir.

“Dahulu, pada saat pemugaran pura, lebah tersebut hilang, namun saat selesai diupacarai, lebah tersebut kembali bersarang di Palinggih Kresna tersebut,” tutur Pemangku Pura Tirta Harum.

Uniknya lagi dalam Pura ini terdapat Klenteng (Konco). Dimana diyakini berdasarkan sejarah, bahwa Konco ini paling tertua dari Konco yang ada di Denpasar dan Kuta. Pura ini bisa dikatakan dahulunya menganut kepercayaan Siwa Budha, sehingga terdapat Klenteng di dalam pura. 
Konon, Klenteng ini merupakan peninggalan pedagang Cina yang sedang berlayar. Klenteng ini diyakini sebagai stana Ratu Mas Manik Subandar. Beliau adalah Dewa Perdagangan bagi umat Budha.

Piodalan di Pura Tirtha Harum dilaksanakan setiap enam bulan sekali, Anggara Kliwon atau Anggara Kasih, Wuku Perangbakat. Pada saat pujawali di pura ini, tetap dilaksanakan pujawali yang sama di Klenteng yang berada di lingkungan utama mandala pura. “Namun, pada saat Hari Suci Imlek, peringatan tetap dilaksanakan di Klenteng menggunakan tradisi Hindu, yaitu menggunakan Pras Pangambeyan. Dan yang membedakan, di palinggih yang lainya tidak dilaksanakan upacara,” imbuh Pemangku.

Pura ini diempon oleh enam kepala keluarga, yang semuanya merupakan keluarga pemangku Pura Tirtha Harum. Namun, pura ini bukanlah Pura Paibon atau Pura Keluarga, lebih jelasnya pura ini disebut sebagai Pura Swagina, karena siapa saja boleh menghaturkan bakti di pura ini. Sebab, tak jarang umat Budha yang identik dengan Cina, berdatangan untuk bersembahyang di pura ini. Mereka rata-rata memohon agar diberikan kelancaran saat berbisnis atau berdagang.

Bahkan di Pura ini kini banyak umat yang datang untuk melakukan bhakti guna memohon ketenangan atau keheningan diri. Bahkan tak jarang juga umat yang tangkil melakukan penyucian atau pelukatan.

wartawan
JRO
Category

Drama Kelahiran di Denpasar: Mengaku Lajang di Rumah Sakit, Istri Dilaporkan Suami

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang suami berinisial RSL resmi melaporkan istrinya, berinisial KC, ke Polresta Denpasar terkait dugaan tindak pidana penggelapan asal-usul orang. Laporan ini dipicu oleh tindakan KC yang diduga menyembunyikan status pernikahan dan kehamilannya saat proses persalinan anak pertama mereka.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Resmi Menyala! Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Titik Nol Singaraja

balitribune.co.id | Singaraja - Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta Ketua TP PKK Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, melakukan penyalaan lampu perdana di kawasan Titik Nol Kota Singaraja sejumlah 75 lampu trotoar, Selasa (23/6/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengurai Persimpangan Sejarah dan Administrasi Negara: Bagaimana Taman Narmada Beralih Menjadi Aset Pemerintah?

balitribune.co.id | ​Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyentuh lapisan sejarah, hukum agraria, cagar budaya, dan rasa keadilan kultural: bagaimana mungkin Taman Narmada, yang dikenal sebagai warisan Raja Mataram Lombok, kini tercatat sebagai milik negara atau pemerintah?

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Perkuat Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Anak Berkebutuhan Khusus

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sehat dan berkualitas melalui penyelenggaraan Webinar Kesehatan Reproduksi (Kespro) seri anak dan remaja bertema “Memahami, Mendampingi, Melindungi: Strategi Komunikasi Kesehatan Reproduksi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)” pa

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Raih Penghargaan BKN atas Implementasi 12 Kebijakan Pro Karier ASN

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang reformasi birokrasi. Kabupaten Badung berhasil meraih Piagam Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas komitmen, dedikasi, serta kontribusi terbaik dalam mengimplementasikan 12 kebijakan pro karier Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Duta Gong Kebyar Anak-Anak Jembrana, Tampilkan Seni Filosofis dan Kritik Sosial Berbalut Dolanan

balitribune.co.id I Negara - Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Art Center, Denpasar, bergemuruh oleh tepuk tangan penonton pada Minggu (22/6/2026) malam. Duta Gong Kebyar Anak-Anak Kabupaten Jembrana sukses mencuri perhatian dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui penampilan yang apik, penuh energi, dan sarat akan makna filosofis.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.