Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semburan Belerang Kembali Landa Danau Batur, Pembudidaya Ikan Waspada

ikan
Bali Tribune / BELERANG - kondisi kawasan Danau Batur, Kintamani, Bangli pacsasemburan belerang sejak Senin (20/7/2026) dini hari

balitribune.co.id | Bangli - Fenomena alam semburan belerang kembali terjadi di kawasan Danau Batur, Kintamani, Bangli. Peristiwa yang rutin terjadi setiap tahun ini mulai terpantau di wilayah Desa Kedisan, Banjar Dukuh, dan Desa Abang Songan sejak Senin (20/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Kondisi ini membuat para pembudidaya ikan di kawasan tersebut diliputi rasa was-was.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKPP) Bangli, I Wayan Agus Wirawan, membenarkan adanya fenomena tersebut. Menurutnya, semburan belerang di Danau Batur merupakan fenomena alam yang lazim terjadi pada periode Juli hingga September.

"Faktor cuaca dingin dan angin kencang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya semburan belerang. Seperti diketahui, saat ini suhu udara di kawasan Kintamani sedang sangat dingin," ujar Agus Wirawan saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2026).

Terkait dampak terhadap populasi ikan, Agus menjelaskan bahwa sejauh ini belum ditemukan adanya kematian ikan secara massal. Meski demikian, petugas telah diterjunkan ke lapangan dan menemukan indikasi awal berupa ikan-ikan liar yang mulai menepi ke pinggiran danau.

"Berkaca dari pengalaman sebelumnya, kematian ikan biasanya terjadi dua hingga tiga hari pasca-semburan. Untuk langkah antisipasi, kami telah mengeluarkan surat edaran ke desa-desa, serta memberikan imbauan melalui penyuluh lapangan kepada para pembudidaya," tambahnya.

Agus menyarankan agar pembudidaya menghindari penebaran benih di bulan-bulan rawan dan melakukan panen lebih awal guna meminimalkan risiko kerugian. "Pembudidaya di seputaran Danau Batur sudah semakin berpengalaman dalam menyikapi fenomena ini," imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Dusun Banjar Dukuh, I Nyoman Tilem, menuturkan bahwa warga yang menggantungkan hidup dari budi daya ikan di kuramba (keramba) kini memilih untuk tidak beraktivitas di tengah danau karena intensitas semburan yang cukup tinggi.

"Ciri-ciri semburan belerang terlihat dari hembusan angin kencang, perubahan warna air danau menjadi kebiru-biruan, serta munculnya bau menyengat. Sejauh ini belum ada ikan yang mati, namun kami tetap waspada karena jika semburan tidak berhenti dalam 2-3 hari, risiko kematian ikan akan meningkat," ungkap Nyoman Tilem.

Menanggapi fenomena alam yang sulit diprediksi ini, warga setempat mengaku hanya bisa pasrah. Mengingat semburan belerang adalah fenomena alam yang datang tiba-tiba layaknya gempa bumi, para pembudidaya berharap fenomena ini segera berakhir dan kondisi ekosistem danau kembali normal agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu lebih lama.

wartawan
SAM
Category

Lapas Singaraja Geledah Kamar Warga Binaan, Sejumlah Benda Diamankan

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya memperketat pengawasan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja terus dilakukan. Setelah sebelumnya salah satu warga binaan terseret kasus pengendalian narkoba dari dalam lapas, pihak lapas kembali mengintensifkan pengawasan melalui Operasi Zero Halinar (Handphone Ilegal, Pungutan Liar, dan Narkoba).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rahina Pagerwesi, Warga Ramaikan Pura Jagatnatha Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Hari Suci Pagerwesi dirayakan setiap 210 hari sekali atau enam bulan menurut kalender Bali. Perayaan ini jatuh pada Rabu atau Budha Kliwon Wuku Sinta, tepat empat hari setelah Hari Suci Saraswati. Jika Saraswati diperingati sebagai hari pemujaan terhadap ilmu pengetahuan, Pagerwesi menjadi momentum untuk memperkuat dan melindungi pengetahuan tersebut agar memberikan manfaat bagi kehidupan, Rabu (4/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambut Tumpek Landep, Perumda Pasar Sewakadarma Siapkan 500 Paket Banten Bersubsidi

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar menyiapkan sebanyak 500 paket perlengkapan upacara Tumpek Landep bersubsidi dalam kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-9 Tahun 2026. Melalui subsidi Bank BPD Bali, masyarakat cukup membayar Rp15.000 per paket dari harga normal Rp41.000.

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Dampak Cuaca Ekstrem di Bali, Kodam IX/Udayana Siagakan Prajurit

balitribune.co.id | Denpasar - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Bali sejak Minggu (1/11/2026) memicu serangkaian bencana di berbagai daerah. Bencana tanah longsor dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kabupaten Karangasem, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, hingga Badung, yang berdampak pada keselamatan warga dan kelancaran aktivitas publik.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Penuhi Syarat Kelembagaan Adat, Proposal Ogoh-Ogoh Yowana di Jagapati Ditolak

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung menekankan pentingnya kesesuaian syarat kelembagaan adat dalam penyaluran bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh. Terbaru, Disbud Badung tidak meloloskan pengajuan proposal dari salah satu kelompok pemuda di Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, lantaran belum memenuhi kriteria kepengurusan sesuai regulasi Desa Adat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Dua Tamu Masih Hilang, Perizinan Pelaga Eco Park Terkuak Baru Kantongi NIB

balitribune.co.id | Mangupura - Tragedi longsor di kawasan Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, membuka persoalan serius terkait kelengkapan perizinan usaha glamping tersebut. Di tengah pencarian dua tamu yang masih hilang, muncul fakta bahwa dalam pemeriksaan awal manajemen hanya menunjukkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.