Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Senderan Dua Rumah Ambruk di Atas Sungai Hee 

Jebol
Bali Tribune / JEBOL - Senderan dua unit rumah jebol di atas Sungai Hee, Kamasan.

balitribune.co.id | Semarapura - Senderan dua unit bangunan di atas Sungai Hee di Jalan Srikandi, Dusun Sangging, Desa Kamasan, Klungkung jebol. Peristiwa ini terjadi pada Senin (19/10/2026), sekitar pukul 12.00 Wita, saat ada perbaikan drainase Sungai Hee oleh BWS Bali Penida.

Beruntung, pada saat kejadian, kedua rumah tersebut dalam keadaan kosong. Peristiwa tersebut baru diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 16.00 Wita setelah menerima informasi dari pihak lain. Namun kasus itu baru dilaporkan ke pihak Kepolisian Selasa,  20 Oktober 2026.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa dihubungi, Selasa (20/10/2026) membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya identitas pemilik rumah Ni Wayan Muliani (53) pegawai Sekretaris Desa Akah, alamat Dusun Pekandelan, Desa Akah, Kecamatan Klungkung dan  Ni Kadek Astini (59), karyawan honorer alamat Jl Srikandi V, Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kangin, Kecamatan Klungkung. 

Bangunan ini  merupakan rumah kontrak  di atas lahan milik Anak Agung Gede Rai Adnyana dari Senguhan Klungkung.

Dari peristiwa itu bangunan milik korban Ni Wayan Muliani senderan rumah jebol di bagian Selatan sepanjang 5 meter merobohkan bangunan garasi, tembok rumah dan lantai mengalami retak. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 75 juta.

Sedangkan pada bangunan milik korban Ni Kadek Astini senderan rumah sebelah Selatan berikut tembok penyengker sepanjang sekitar 7 meter mengalami jebol dan 1 Pelinggih serta kandang ayam terbuat dari beton juga terjatuh ke alur sungai. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 20 juta.

Dari kondisi riil di lokasi kedua bangunan rumah yang mengalami kerusakan tersebut berada di atas senderan pada alur sungai/Tukad Subak Toye Hee. Lokasi tersebut merupakan kawasan perumahan Koperasi Srinadi Klungkung. Kebetulan pada alur sungai yang sama, saat ini masih berlangsung pekerjaan pembangunan senderan sungai oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.

Terkait dengan kejadian tersebut, pemilik rumah telah menghubungi pihak Koperasi Srinadi Klungkung selaku pengembang perumahan untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban. Pihak Koperasi Srinadi Klungkung selanjutnya masih melakukan koordinasi dengan pihak pelaksana pembangunan perumahan.

Selain itu, pemilik rumah juga telah meminta penjelasan dan pertanggungjawaban kepada pihak BWS Bali-Penida sehubungan dengan adanya pekerjaan pembangunan senderan sungai di lokasi tersebut.

Berdasarkan hasil koordinasi awal, bangunan rumah yang dimaksud pemilik rumah tidak bisa menunjukkan izin bangunan. Pihak BWS Bali-Penida melalui I Wayan Juliarta selaku PPK Irigasi dan Rawa menyampaikan kesediaan untuk membantu pembangunan kembali senderan sungai. 

“Namun syaratnya pemilik rumah bersedia mengikuti aturan yang berlaku, yaitu menjaga jarak bangunan sejauh 1 (satu) meter dari alur sungai," ungkap Dewa Alit Purbawibawa.

Berdasarkan informasi awal, jebolnya senderan diduga berkaitan dengan posisi bangunan yang berada di atas senderan alur sungai, kondisi tanah urug, serta adanya pekerjaan pembangunan senderan pada alur Tukad Subak Toye Hee. 

"Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak yang berwenang. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, diperlukan koordinasi dan pertemuan bersama antara pemilik rumah, pihak Koperasi Srinadi Klungkung selaku pengembang, serta pihak BWS Bali-Penida guna membahas penyebab kejadian, tanggung jawab masing-masing pihak, dan langkah penanganan serta perbaikan yang diperlukan," pungkasnya. 

wartawan
SUG
Category

Investasi Butuh Kepastian, Buleleng Kebut Penyusunan Lima RDTR

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mengebut penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk memperjelas fungsi dan peruntukan ruang sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan RDTR menjadi tindak lanjut dari Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disahkan pada 2024. 

Baca Selengkapnya icon click

Penertiban Pedagang di Anjungan Penelokan, Satpol PP Masih Tunggu Rekomendasi Disparbud

balitribune.co.id | Bangli - Keberadaan pedagang di kawasan wisata Penelokan, Kintamani, menjadi sorotan publik. Fenomena yang sudah berlangsung sejak lama ini dinilai membuat wajah salah satu ikon wisata Bangli itu semakin semrawut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lahan Seluas 50 Are di Selemadeg Kebakaran, Warga Panik karena Dekat Pemukiman

balitribune.co.id | Tabanan - Lahan kosong seluas 50 are di Banjar Dinas Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, terbakar pada Minggu (4/10/2026) malam. Insiden kebakaran di lahan yang dipenuhi ilalang itu bahkan sempat memicu kepanikan warga lantaran lokasinya berdekatan dengan pemukiman penduduk.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Sisir Arena Tajen di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Mengantisipasi maraknya aktifitas perjudian jajaran Polres Jembrana melakukan penyisiran titik rawan arena perjudian ayama atau tajen. Penyisiran dilakukan puluhan personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana bersama Unit Kecil Lengkap (UKL) jajaran Polsek, Senin (5/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wali Kota Denpasar Ngayah Nyangging di Metatah Massal PHDI

balitribune.co.id | Denpasar – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ngayah sebagai sangging dalam upacara Metatah Massal di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar ini menjadi wujud kebersamaan sekaligus gotong royong untuk membantu masyarakat melaksanakan ritual keagamaan.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Terima Kunjungan Deputi BNPB, Bahas Penguatan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, S.E., menerima kunjungan Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Abdul Muhari, didampingi Direktur BNPB Pangarso, dalam rangka membahas penguatan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Kabupaten Karangasem.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.