Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Agung Rai Wirajaya "Menyama Beraya" Cegah Perpecahan Anak Bangsa

Bali Tribune / SOSIALISASI - Anggota MPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE., MM., saat mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan MPR RI di SMK Dwijendra Denpasar, Selasa (12/3/).

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota MPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE., MM., yang hadir sebagai narasumber tunggal di acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di SMK Dwijendra, Peguyangan Denpasar, menyampaikan bahwa dengan "menyama beraya" kita menjadi kuat serta menghindarkan perpecahan anak bangsa. Hal di dikatakan Agung Rai Wirajaya (ARW) begitu kerap disapa sebagai jawaban atas terjadinya degradasi moral dan riak-riak perpecahan yang akhir-akhir ini kembali muncul.

"Konsep 'menyama beraya' yang selama ini kita kenal dikalangan masyarakat Bali bisa menjadi filosofi Bangsa Indonesia dalam rangka memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan," ungkap Agung Rai Wirajaya (ARW) yang juga Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) asal Desa Peguyangan Kota Denpasar di hadapan peserta yang hadir, Selasa (12/3).

Sesi sosialisi yang dikemas dengan interaktif disambut baik peserta yang hadir, apalagi diselingi dengan berbagai pertanyaan dan dijawab antusias oleh siswa SMK Dwijendra.

"Siapa yang hapal Pancasila," tantang Agung Rai Wirajaya kepada siswa yang hadir.

Lantas beberapa siswa-siswi atas inisiatif sendiri maju untuk memberikan jawaban. Hasilnya kelimanya mampu menjawab pertanyaan yang disampaikan Agung Rai Wirajaya (ARW). Selain itu masih ada beberapa pertanyaan seputar 4 Pilar Kebangsaan dan disambut antusias para siswa-siswi.

Dalam sesi kali ini, Agung Rai Wirajaya (ARW) yang kesehariannya duduk di DPR RI Komisi XI menyampaikan jika program Generasi Baru Bank Indonesia atau lebih dikenal GENBI yang digulirkan Bank Indonesia dirinya berhasil membawa 30 siswa-siswi SMK Dwijendra mendapat beasiswa GENBI.

"Awalnya hanya 20 siswa, kemudian bertambah menjadi 30 siswa masuk dalam program Beasiswa Genbi," katanya bangga.  

Agung Rai Wirajaya (ARW) juga berpesan kepada siswa-siswi SMK Dwijendra untuk tidak "minder" karena bersekolah di SMK Dwijendra, harusnya bangga. Lantaran banyak siswa-siswinya yang berhasil mendapat beasiswa dari Bank Indonesia melalui program GENBI dibandingkan dengan sekolah lainnya.

wartawan
ARW
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.