Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sulangai Petang Dikepung 9 Titik Longsor, Warga Satu Banjar Sempat Terisolir

Tanah Longsor
Bali Tribune / SWADAYA - Warga nampak secara swadaya membersihkan akses desa yang tertimbun longsor di Desa Sulangai, Petang, Senin (2/11/2026).

balitribune.co.id | Mangupura - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, sejak Minggu (1/11/2026) malam, memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Sedikitnya sembilan titik longsor besar terjadi, bahkan satu banjar sempat terisolir akibat akses jalan tertutup material longsor.

Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta, mengatakan hujan deras yang berlangsung sejak malam hari mengakibatkan sejumlah tebing dan badan jalan mengalami longsor.

"Hujannya lebat, semalam banyak longsor di desa kami," ungkapnya.

Menurutnya, dari hasil pendataan sementara, terdapat sembilan titik longsor besar. Selain itu, longsor berskala kecil juga terjadi di sejumlah lokasi, termasuk di sekitar pondok dan kawasan permukiman warga.

"Longsor yang besar-besar saja ada sembilan titik. Belum lagi yang kecil-kecil di pondok maupun permukiman warga," jelas Sunarta.

Dampak paling parah terjadi di Banjar Abing. Akses jalan menuju wilayah tersebut tertutup material longsor dari arah Utara maupun Selatan sehingga warga sempat terisolir.

Situasi semakin sulit karena jaringan listrik PLN di kawasan tersebut juga sempat padam akibat terdampak bencana.

Penanganan longsor dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat setempat. Warga bergotong royong membersihkan material longsor secara manual, sementara satu unit alat berat dari BPBD Badung dikerahkan untuk mempercepat pembukaan akses jalan.

Setelah dilakukan penanganan, kondisi berangsur membaik. Akses jalan yang sebelumnya tertutup material longsor mulai bisa dilalui kembali, meskipun masih terdapat lumpur di sejumlah bagian jalan. 

"Sekarang sudah normal, listrik PLN juga sudah nyala," kata Sunarta.

Meski akses jalan dan jaringan listrik telah kembali normal, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. Kondisi tanah yang masih labil setelah diguyur hujan deras berpotensi memicu longsor susulan, terutama di kawasan perbukitan dan tebing yang rawan ambrol.
"Kami selalu mengimbau warga untuk tetap waspada, karena memang daerah kami masuk zona rawan bencana longsor dan pohon tumbang," pungkasnya. 

wartawan
ANA
Category

Cegah Aliran Sungai Jadi TPA Berjalan, Empat Alat Penahan Sampah Siap Dipasang di Tukad Badung

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar akan menambah empat unit alat penahan sampah di sejumlah titik aliran sungai dan saluran air. Penambahan fasilitas berupa dua unit trash barrier dan dua unit trash boom ini diharapkan mampu mengendalikan sampah kiriman agar tidak terus terbawa arus hingga menumpuk di kawasan hilir, Minggu (1/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tinjau Longsor Pelaga Eco Park, Pemkab Badung dan Pemprov Bali Pacu Evakuasi Dua Korban Hilang

balitribune.co.id | Mangupura - Guna memastikan kondisi di lapangan serta mempercepat penanganan dampak bencana tanah longsor di Pelaga Eco Park, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meninjau langsung lokasi bencana, Senin (2/11/2026). Musibah tanah longsor tersebut terjadi pada Minggu malam tanggal 1 Nopember 2026 akibat tingginya intensitas hujan.

Baca Selengkapnya icon click

Denpasar Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Musim Hujan 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengoptimalkan sinergi bersama seluruh Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar. Langkah strategis ini dilakukan guna memantapkan pelayanan publik serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi memasuki musim penghujan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kapolda Bali Pimpin Pengaturan Lalulintas di Titik Rawan Macet

balitribune.co.id | Denpasar  - Kapolda Bali, Irjen Pol. Pasma Royce, menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur pagi) di sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah Denpasar, Senin (2/11/2026) pagi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Banjir, Pemkot Denpasar Perketat Pengawasan 

balitribune.co.id | Denpasar - Mengantisipasi potensi banjir memasuki musim hujan November 2026, Pemerintah Kota Denpasar memperketat pengawasan lingkungan secara masif. Seluruh desa adat, kepala lingkungan (kaling), hingga kepala dusun (kadus) kini dikerahkan untuk menindak tegas warga yang membuang sampah sembarangan ke sungai dan saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.