Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tebing Jembatan Peken Belayu-Kukuh Longsor, Kendaraan Berat Diimbau Tak Melintas

Jembatan
Bali Tribune / JEMBATAN - Kondisi jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Kukuh di Kecamatan Marga pada Selasa (21/4/2026) usai tebing di pinggirnya longsor.

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh membatasi akses kendaraan bertonase berat yang melintas di jembatan penghubung kedua desa di Kecamatan Marga. 

Pembatasan tersebut dilakukan menyusul terjadinya longsor di bagian tebing pinggir jembatan pada Rabu (15/4/2026) lalu. Selain itu, pembatasan ini juga untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan dan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintasi jembatan itu.

Perbekel Desa Peken Belayu Ida Bagus Nyoman Parwata, menjelaskan bahwa kondisi tanah di sekitar lokasi jembatan saat ini masih labil. Sehingga, sambungnya, jalur pada jembatan tersebut sangat berisiko jika terus dilalui oleh kendaraan berat. 

Pembatasan itu secara intensif mulai diberlakukan sejak hari ini Selasa (21/4/2026). Ia mengimbau, pengemudi kendaraan berat untuk mencari jalur alternatif lain untuk keselamatan bersama. "Kami batasi untuk kendaraan bertonase berat. Karena tanahnya masih labil kalau ada kendaraan berat, ujar Parwata," Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan, pembatasan akses melintas bagi kendaraan berat ini merupakan inisiatif perangkat desa untuk menjaga keselamatan warga yang melintas di jalur itu. "Ini semata-mata untuk mengantisipasi longsor susulan serta risiko kecelakaan bagi pengguna jalan, termasuk kendaraan yang melintas," imbuhnya.

Saat ini, di area jembatan telah dipasang tulisan peringatan mengenai kondisi jembatan yang longsor. Selain itu, penggunaan jalur dari dua arah, baik yang dari Mengwi atau Marga, dilakukan secara bergiliran dan satu persatu untuk mengurangi beban guncangan. Meskipun, kajian teknis terkait pembatasan bagi kendaraan berat ini belum ada dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun Dinas Perhubungan (Dishub). Pihak desa memilih bergerak cepat berdasarkan koordinasi dengan kepolisian dan Pemerintah Kecamatan Marga.

Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto mengungkapkan bahwa pengamatan dari bawah jembatan menunjukkan adanya pergerakan tanah yang nyata setiap kali kendaraan besar lewat. Karena itu, baik pihaknya dari Pemerintah Desa Kukuh maupun Pemerintah Desa Peken Belayu menyarankan agar sopir truk segera mencari jalur alternatif lain demi keamanan bersama. "Dari dump truk ke atas itu sebaiknya tidak melintas atau cari jalur alternatif lain. Sebetulnya, imbauan untuk cari jalur alternatif itu sudah ada dari Dinas PU, " tegas Sugianto.

Sugianto menambahkan, koordinasi terus dilakukan meski hingga kini pihak desa belum mendapatkan informasi detail mengenai teknis rencana perbaikan dari Dinas PU Bali. Sehingga, prioritas utama saat ini adalah memastikan tidak ada kendaraan berat yang memicu pergeseran tanah lebih parah di tebing jembatan tersebut. "Pertimbangannya karena setiap ada kendaraan bertonase berat, tanahnya bergerak terus," tandasnya.

wartawan
JIN
Category

Babat Hutan Lindung, Dua Tersangka Jalani Proses Hukum

balitribune.co.id | Negara - Kasus pembabatan hutan dan penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) di Kawasan Hutan Lindung Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Negara dipastikan terus bergulir. Kedua tersangka berinisial IGS dan IGKL kini masih menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Selengkapnya icon click

Swatantra Buleleng Serap 280 Ton Jagung, Pasokan Lokal Menipis hingga Akhir Tahun

balitribune.co.id | Singaraja - Perumda Swatantra Kabupaten Buleleng berupaya menjaga ketersediaan jagung untuk pakan ternak di tengah meningkatnya kebutuhan peternak ayam petelur. Hingga Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyerap sekitar 280 ton jagung dari petani lokal. Namun, terbatasnya produksi dan meningkatnya permintaan membuat pasokan mulai menipis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jika Gagal Panen, Petani Badung Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Ha

balitribune.co.id | Mangupura - Petani di Kabupaten Badung yang mengalami gagal panen berpeluang mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menariknya, petani tidak perlu membayar premi karena biaya asuransi ditanggung pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click

Kakek Tuna Netra di Selemadeg Tewas Terpeleset di Parit

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang kakek penyandang disabilitas netra bernama I Ketut Muncul (69) ditemukan tewas membusuk di saluran air tegalan miliknya di Banjar Apit Yeh, Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg, Rabu (21/10/2026). Korban diduga terpeleset dan jatuh tengkurap ke dalam parit saat sedang mengumpulkan pelepah kelapa kering.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Korupsi Satpol PP Jembrana, Jaksa Tunggu Tindaklanjut BPKP

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Satpol PP Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 terus bergulir. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana menunggu tindaklanjut ekpose yang telah dilaksanakan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pengambengan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Abaikan Tiga Kali SP, Bangunan Liar di Jalan Usaha Tani Tegalalang Ditertibkan Satpol PP

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangli menertibkan bangunan kanopi dan tembok di Lingkungan Tegalalang, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli, Jumat (23/10/2026). Pembongkaran bangunan di kediaman I Nengah Sumantra tersebut dilakukan karena menutup akses Jalan Usaha Tani yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.