Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tokoh GMT I Gusti Putu Parwata Didaulat Menjadi Anggota Kehormatan KSC

Bali Tribune / ANGGOTA - Tokoh GMT Karangasem I Gusti Putu Parwata saat dijadikan anggota kehormatan dengan penyematan tanda anggota dari Ketua Panitia AA Gede Agung di HUT ke-10 KSC.

balitribune.co.id | AmlapuraPerayaan HUT Karangasem Scooter Club (KSC) ke 10 berlangsung secara meriah di Pantai Pasir Putih, Banjar Bugbug Kelodan, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Minggu (18/8) malam. Dimana para penggemar atau penghobi Scooter dari seluruh Kabuoaten/Kota di Bali dengan motor scooter antik mereka hadir dalam perayaan HUT KSC tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh Relawan GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) Karangasem I Gusti Putu Parwata diundang secara khusus oleh KSC untuk hadir dalam kegiatan perayaan tersebut. Dimana I Gusti Putu Parwata, tokoh muda yang juga Bakal Calon (Balon) Bupati Karangasem yang diusung oleh Partai NasDem dan Partai Demokrat yang akan ikut dalam kontestasi Pilkada tahun 2024 ini, berpasangan dengan Pandu Prapanca Lagosa ini, didampuk menjadi Anggota Kehormatan KSC.

Sebagai tanda Anggota Kehormatan, Ketua Panitia HUT ke-10 KSC, Anak Agung Gede Agung dalam kesempatan itu menyematkan tanda keanggotaan kepada I Gusti Putu Parwata. Dan selama ini I Gusti Putu Parwata memang dikenal sebagai penggemar scooter, karena memiliki scooter.

I Gusti Putu Parwata dalam kesempatan itu menyampikan apresiasi karena didaulat sebagai anggota kehormatan. "Ya, saya berharap agar keanggotaan organisasi ini semakin besar, sehingga bisa dipakai ajang menyamabraya, dan tukar pengalaman sambil rekreasi," ujarnya.

Selain penyematan tanda anggota kehormatan, dalam kegiatan perayaan HUT KSC tersebut, pihak panitia juga memberikan penghargaan kepada para donatur salah satunya kepada Semeton GMT. Anak Agung Gede Agung menyebutkan, KSC di Karangasem sendiri saat ini memiliki sebanyak 61 orang anggota. Dimana KSC juga eksis menggelar kegiatan sosial dan merayakan ulang tahun setiap tahun.

Dan HUT kali ini juga dijadikan ajang temu kangen sesama anggota dengan mengundang anggota scooter se-Nusantara. "Yang hadir penggemar Scooter dari selurh Bali dan bahkan ada pula yang dari luar Bali. Mereka datang dengan mengendarai scooter jenis Vespa, sehingga ratusan scooter antik bertemu, rakitan dari tahun 1970 hingga 1990-an," ungkapnya.

wartawan
AGS
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.