Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tradisi Megibung di Kampung Islam Kepaon Denpasar, Tradisi Warisan Nenek Moyang untuk Pererat Kebersamaan

Bali Tribune/ MEGIBUNG – Warga Kampung Islam Kepaon tampak antusias mengikuti tradisi Megibung di Masjid Besar Al Muhajirin Kampung Islam Kepaon, Senin (3/6).
balitribune.co.id | Denpasar - Warga Kampung Islam Kepaon, Denpasar punya tradisi unik pada bulan Ramadan. Di kampung ini, warga muslim menikmati kebersamaan di bulan Ramadan dengan menikmati buka puasa bersama dalam satu wadah yang disebut dengan tradisi Megibung. Tradisi ini menjadi ajang syukuran warga Kampung Islam Kepaon di bulan Ramadan karena telah berhasil melaksanakan puasa dengan baik.
 
Abdul Razak, salah satu pengurus Yayasan Masjid Besar Al Muhajirin Kampung Islam Kepaon mengatakan, tradisi Megibung merupakan warisan budaya nenek moyang di kampung Islam Kepaon. Dikatakannya, Megibung merupakan tradisi untuk mempererat kebersamaan antar umat dan wujud syukur telah berhasil melaksanakan puasa dengan baik. 
 
“Tradisi ini merupakan warisan nenek moyang kami. Jadi kami tidak tahu secara persis kapan tradisi ini dimulai, tetapi yang jelas hingga kini tradisi megibung ini masih dipertahankan sebagai sarana mempererat kebersamaan antar umat,” ujar Razak.
 
Menurutnya, tradisi Megibung dilaksanakan setiap tanggal 10, 20, dan 30 Ramadan. "Kita melakukan 10 hari pertama puasa, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga puasa. Megibung itu wujud kebersamaan dan merupakan budaya Bali. Kami di Kepaon adalah orang-orang Bali yang muslim. Jadi banyak budaya-budaya Bali yang teradopsi di sini, salah satunya adalah Megibung ini,” ujarnya.
 
Dijelaskan Razak, dalam melaksanakan tradisi Megibung terlebih dahulu warga membatalkan puasanya. Usai itu, mereka melakukan Shalat Magrib berjamaah barulah tradisi Megibung dimulai. Saat melakukan Megibung, para jamaah berada dalam satu kelompok terdiri dari lima hingga tujuh orang. Dalam kelompok juga terbagi antara orangtua, remaja dan anak-anak. “Untuk persiapan makanan sudah dilakukan oleh para ibu-ibu di dapur mereka sendiri. Jadi tiap-tiap keluarga memasak sendiri makanannya di rumah, kemudian diantar ke masjid untuk disantap bersama,” ujarnya.
 
Ditanya terkait menu makanan yang disajikan pada tradisi Megibung, Razak mengaku, makanan yang dipersiapkan boleh apa saja. Hanya saja yang menjadi ciri khas di kampung Islam Kepaon yakni makanan Kedonteng. “Untuk sajiannya apa saja. Boleh apa saja ada sapi, ada ayam, ikan laut, telor dan lain sebagainya. Tetapi yang paling khas yakni Kedonteng. Kedonteng ini merupakan menu kuliner khas Kepaon dengan bumbu rendang namun tampilannya berbeda. Menu kedonteng menjadi menu makanan khas saat tradisi megibung di Masjid Al-Muhajirin. Menu ini hanya disajikan pada momen-momen spesial saja, seperti saat Megibung ini,” ujarnya.
 
Dari pantauan Bali Tribune, warga Kampung Islam Kepaon nampak antusias mengikuti tradisi Megibung ini. Mereka senang bisa mengikuti tradisi Megibung, dan berharap tradisi ini dapat  dilaksanakan terus setiap tahun.
 
"Momen Megibung ini memang sudah ditunggu-tunggu. Karena momen langka, setahun hanya di bulan Ramadan dan  Maulid Nabi.  Ini tujuannya mempererat silaturahmi. Yang jarang sapa menjadi saling sapa,” kata Basyar, salah satu warga Kepaon.
 
Dikatakan, meski lauk pauk yang disajikan sangat sederhana, tapi terasa seru dan nikmat ketika disantap bersama dalam satu nampan. “Ini kan juga belajar untuk kebersamaan. Belajar untuk menerima perbedaan. Makan menu yang sama dalam wadah yang sama juga bentuk kebersamaan. Ini juga nilai tambah untuk generasi muda dan anak-anak. Bagaimana menghargai sesama dan menjalin kebersamaan,” ujarnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Bangli Teguhkan Komitmen Pelayanan Publik

balitribune.co.id | Bangli - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli untuk meneguhkan komitmen pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Semangat Vasudhaiva Kutumbakam, Denpasar Maknai Hari Kesaktian Pancasila 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momen krusial untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan seluruh elemen masyarakat. Berlandaskan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", nilai-nilai luhur Pancasila dinilai senantiasa menjadi fondasi kokoh dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah berbagai dinamika zaman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

balitribune.co.id | Semarapura - Penyakit jantung menempati penyakit kronis dengan biaya termahal yang dijamin BPJS Kesehatan. Tercatat sepanjang 2015-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menuturkan, penyakit jantung mengalami peningkatan jumlah kasus dan biaya yang signifikan dalam waktu satu dekade.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Lakukan Perbaikan, OJK Resmi Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Credit Saison Indonesia Finance (PT CSIF) di Cyber 2 Tower Lantai 29, Jakarta Selatan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.06/2026 tertanggal 24 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Telusuri Temuan Limbah B3 di Pinggir Jalan Dekat RSU Negara

balitribune.co.id | Negara - Temuan limbah medis yang diduga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di pinggir Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, masih dalam penelusuran.

Baca Selengkapnya icon click

Pemasangan Pompa di Estuary Rampung, PDAM Badung Mulai Distribusi Air ke Kuta Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung. Pompa berkapasitas 800 kilowatt (kW) di Sistem 4 Estuary yang sebelumnya mengalami kerusakan kini sudah selesai dipasang. Pemasangan pompa jumbo tersebut rampung pada Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.