balitibune.co.id | Singaraja - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Singaraja–Gilimanuk KM 68,1, tepatnya di wilayah Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 10.10 Wita. Sebuah truk dump diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun hingga menabrak mobil Daihatsu Xenia dari arah berlawanan.
Akibat benturan tersebut, seorang penumpang Xenia bernama Martin, warga negara asing asal Slovakia, mengalami patah tulang pada lengan kanan. Korban sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Gerokgak II sebelum dirujuk ke RS Kerta Usadha, Singaraja. Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusmma menjelaskan, kecelakaan melibatkan truk enam roda bernomor polisi DK 8749 KA yang dikemudikan I Komang Adi Wijana dan mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi DK 1301 ABQ yang dikemudikan I Dyono Avriandi. “Berdasarkan laporan awal, truk bergerak dari arah barat menuju timur. Saat melintasi jalan menurun, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga menabrak mobil yang datang dari arah berlawanan,” jelas Yohana.
Selain Martin, mobil tersebut juga ditumpangi Lina Annika, warga negara Jerman. Pengemudi kedua kendaraan serta penumpang lainnya dilaporkan dalam kondisi sehat. Sebelumnya menurut Yohana, peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Gerokgak sekitar pukul 10.30 Wita, atau sekitar 20 menit setelah kejadian. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi, melakukan olah TKP, pengukuran, serta membuat gambaran lokasi kecelakaan. “Berdasarkan kondisi di lokasi, jalan beraspal tersebut merupakan jalur nasional dengan kontur menurun,” imbuhnya.
Akibat peristiwa itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta. Tidak ada korban meninggal dunia, sedangkan satu orang mengalami luka berat berdasarkan klasifikasi dalam laporan awal kepolisian. “Dugaan awal kecelakanaan itu disebabkan rem blong. Namun saat ini kami tengah melakukan penanganan untuk memastikan penyebab kejadian,” tandas Yohana.