Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ungkap Identitas Mr. X, Polisi Tunggu Keluarga dari Polandia

Identifikasi Jenazah
Bali Tribune / IDENTIFIKASI - Proses identifikasi jenazah yang ditemukan di Pantai Banjar Anyar, Air Kuning kini masih menghadapi kendala, terlebih kondisi tubuhnya sudah mengalami pengelupasan.

balitribune.co.id I Negara - Identitas jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan terdampar di Pantai Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 16.50 WITA, hingga Kamis (3/9/2026) malam masih belum dipastikan secara resmi. 

Kendati jenazah tersebut diduga merupakan warga negara Polandia yang hilang di Pantai Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Mendoyo, namun proses indetifikasi masih terkendala.

Adanya seorang warga negara Jepang, Nagano Takayuki (38), mendatangi Kamar Jenazah RSU Negara dan mengenali sejumlah ciri fisik jenazah sebagai temannya Marcin Dawid (44), yang dilaporkan hilang setelah berenang Pantai Tembles, belum benar-benar mengungkap kepastian identitas jenazah tersbut. Pengenalan secara visual tersebut disebut belum cukup untuk menetapkan identitas korban secara resmi.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP I Gede Alit Darmana mengatakan Nagano memang mengaku mengenali jenazah. Menurutnya pengenalan tersebut berdasarkan kondisi fisik serta sejumlah tanda yang melekat pada korban, termasuk kalung dan pakaian yang dikenakan. “Dari fisik dan ciri kalung yang digunakan, saksi atau teman korban meyakini bahwa jenazah tersebut adalah temannya,” ujar Alit, Kamis (3/9/2026). 

Meski demikian, kepolisian masih membutuhkan data primer yang dapat dibuktikan secara formil dan materiil untuk memastikan identitas jenazah. Terlebih diakuinya proses identifikasi melalui pemeriksaan sidik jari juga menghadapi kendala karena kondisi tubuh korban. 

“Kondisi tangan korban yang sudah mengalami pengelupasan membuat proses pemeriksaan sidik jari tidak dapat dilakukan secara optimal,” jelasnya.

Begitupula apabila diperlukan pencocokan data sidik jari WNA, kepolisian harus berkoordinasi dengan pihak berwenang di negara asal korban. Kini polisi masih menunggu kedatangan atau kepastian dari pihak keluarga Marcin. Nagano juga sudah diminta menghubungi pihak keluarga korban di Polandia, 

“Kami juga meminta bantuan teman korban untuk menghubungi keluarga Marcin Dawid di negara asalnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora juga menyatakan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, keluarga, serta pihak-pihak yang berkepentingan. Pihaknya  memastikan penanganan jenazah dilakukan sesuai prosedur, termasuk proses identifikasi. 

"Penanganan sesuai prosedur, termasuk proses identifikasi untuk memastikan identitas jenazah,” ujarnya pada Rabu malam.

Korban Marcin Dawid sebelumnya dilaporkan hilang setelah berenang di Pantai Tembles pada Minggu (30/8/2026) malam. Pria yang tinggal di Inggris tersebut datang ke kawasan yoga Time Less bersama rekannya, Nagano Takayuki. Sekitar pukul 19.00 WITA, Marcin diketahui berenang di pantai, sementara rekannya menunggu di lokasi. Namun hingga sekitar pukul 21.00 WITA, Marcin tidak kembali ke daratan. 

Pengelola tempat yoga saat itu sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar pesisir sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Tim SAR gabungan selanjutnya melakukan pencarian melalui jalur laut dan darat. Penyisiran di laut dilakukan menggunakan perahu karet dan jalur darat dilakukan penyisiran di pesisir. Namun, pencarian selama beberapa hari belum mebuahkan hasil. 

Penemuan jenazah di Pantai Banjar Anyar, Air Kuning pada Rabu sore kemudian memunculkan dugaan bahwa jenazah tersebut berkaitan dengan laporan hilangnya Marcin. Pihak kepolisian kini masih menunggu kepastian dari pihak keluarga korban yang ada di Polandia. Menunggu proses identifikasi, jenazah pria yang ditemukan di Pantai Banjar Anyar tersebut saat ini masih dititipkan di Kamar Jenazah RSU Negara. 

wartawan
PAM
Category

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengusaha Hiburan Malam Dideadline 30 Hari untuk Lengkapi Izin Mikol

balitribune.co.id I Singaraja - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya tempat hiburan malam yang diduga tidak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan langkah pembinaan dan pengawasan ketat terhadap puluhan pengusaha hiburan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pasar Mentigi Direvitalisasi, Pemkab Klungkung Siapkan Alun-alun Sampalan Jadi Tempat Relokasi

balitribune.co.id I Semarapura - Pemkab Klungkung terus berproses dalam persiapan revitalisasi Pasar Mentigi, Nusa Penida. Saat ini Pemkab Klungkung memprioritaskan penyediaan relokasi sementara bagi ratusan pedagang. Kawasan Alun-alun Sampalan kini dikebut untuk dijadikan tempat berjualan sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pembinaan Masyarakat Bupati Badung Terima Kunjungan Bupati Manggarai

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menerima kunjungan kerja Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Manggarai, Nyonya Meldiyanti Hagur Nabit, di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (16/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Badung didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Badung, I Wayan Wijana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.