Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

VIDEO – Selain melombakan fisik ogoh-ogoh, Pemkab Badung juga melombakan video proses pembuatan ogoh-ogoh oleh Sekaa Teruna (ST).

Bali Tribune/ VIDEO – Selain melombakan fisik ogoh-ogoh, Pemkab Badung juga melombakan video proses pembuatan ogoh-ogoh oleh Sekaa Teruna (ST).
balitribune.co.id | Mangupura - Ogoh-ogoh sekaa teruna (ST) di Kabupaten Badung "kebanjiran" dana. Apa sebab? Pasalnya, selain mendapat jatah bantuan dana Rp 40 juta per ST, Pemkab Badung juga akan memberikan hadiah uang tunai bagi ogoh-ogoh yang menang lomba ogoh-ogoh se-Kabupaten Badung. Tak tanggung-tanggung hadiah yang disiapkan puluhan juta rupiah.
 
Hebatnya lagi, selain lomba fisik ogoh-ogoh, sekaa teruna juga dipancing untuk membuat video proses pembuatan ogoh-ogoh dari awal sampai selesai. Proses pembuatan itu pun kembali dilombakan.
 
Untuk lomba kreativitas video proses pembuatan ogoh-ogoh ini Pemkab Badung menyiapkan hadiah uang total Rp 45 juta.
 
Kepala Bagian Humas Setda Badung, I Made Suardita mengungkapkan, lomba ini diadakan guna mendukung program Dinas Kebudayaan terkait pembuatan ogoh-ogoh. 
 
“Lomba video ini dalam rangka membantu Dinas Kebudayaan. Nantinya menampilkan proses pembuatan ogoh-ogoh, termasuk kebersamaan mereka dalam pembuatannya,” ujarnya, Kamis (20/2).
 
Suardita mengatakan penilaiannya melalui dua hal. Yakni penilaian juri dan like di Instagram. “Yang kami nilai nanti 75 persen dari netizen, seperti likers dan jumlah viewer. Sedangkan 25 persen nanti oleh juri,” jelasnya.
 
Pelibatan juri dan viewer, kata mantan Lurah Lukluk ini guna menekan potensi kecurangan. Pihaknya khawatir, jika hanya mengandalkan likers dan viewer, ada yang berusaha memperoleh sebanyak-banyaknya dengan cara membeli.
 
Teknisnya, kata dia dari seluruh video ogoh-ogoh Seka Teruna, akan melalui babak penyisihan. Nantinya akan dipilih 30 video terbaik dan dipublikasi di akun instagram humasbadung. Batas pengunggahannya 11 Maret. Usai diunggah, disediakan waktu tiga hari guna melihat viewer. “Dari situ kita nanti kita akan lihat jumlah viewer. Waktunya ada tiga hari untuk melihat viewer. Jadi tanggal berapa pun dia mengunggah, akan diberi waktu tiga hari. Yang jelas terakhir mengunggah 11 Maret,” ujarnya.
 
Syarat umumnya, kata dia, video menampilkan proses pembuatan ogoh-ogoh. Alat yang digunakan bebas, baik kamera video, drone, handphone, dan sebagainya. Sedangkan durasi dibatasi tiga menit. 
“Disilakan kepada peserta untuk berkreasi sebaik-baiknya. Biarpun sederhana, tapi kontennya bagus, bisa berpotensi jadi pemenang,” kata dia.
 
Jumlah hadiah yang disediakan untuk lomba ini total mencapai Rp 45 juta. Perinciannya, Juara I Rp 20 juta, Juara II Rp 15 juta, dan Juara III Rp 10 juta.
 
Birokrat asli Karangasem ini berharap, lomba ini akan lebih memacu semangat dan kreativitas pemuda di Badung. Juga sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana Rp 40 juta, dipotong pajak Rp 15 persen menjadi Rp 36 juta untuk pembuatan ogoh-ogoh. 
 
“Sehingga tidak sekadar foto, tapi dengan bentuk bergerak, pertanggungjawaban dana Rp 40 juta itu dapat terealisasi dengan baik,” tukas Suardita.  
wartawan
I Made Darna
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.