Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Volume Sampah ke TPA Peh Turun Hingga 30 Ton Perhari

Tumpukan sampah
Bali Tribune / SAMPAH - Tumpukan sampah di TPA Peh, Jembrana.

balitribune.co.id I Negara - Langkah tegas Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam membatasi sampah organik ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh menunjukkan hasil signifikan. Volume sampah yang masuk ke TPA Peh mengalami penurunan drastis berkat peran aktif masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.

Tonase sampah yang masuk ke TPA Peh pada Mei 2026 tercatat berada di angka 48 hingga 54 ton per hari. Jumlah tersebut sempat meningkat pada Juni 2026 menjadi 50 hingga 62 ton per hari. Namun, sejak diberlakukannya kebijakan pembatasan sampah organik yang masuk ke TPA Peh per 1 Juli 2026, volume sampah harian yang masuk ke TPA Peh merosot tajam menjadi hanya 28 hingga 30 ton per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) Kabupaten Jembrana, I Wayan Putra Mahardika, menyampaikan bahwa penurunan drastis volume sampah ini merupakan bukti nyata dari kesadaran bersama, khususnya partisipasi aktif masyarakat.

"Pengurangan sampah yang masuk ke TPA, terutama sampah organik, tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang telah berupaya membuat teba modern maupun tradisional, serta berbagai upaya pengelolaan sampah organik lainnya," ujar Kadis yang akrab disapa Puma dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Meski demikian, Wayan Puma tidak menampik bahwa kebijakan pembatasan ini masih menyisakan tantangan di lapangan. Beberapa dampak sampingan seperti aktivitas pembakaran sampah secara mandiri hingga munculnya timbulan sampah di titik-titik yang kurang terpantau publik masih menjadi perhatian serius pihaknya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Jembrana telah menyiapkan serangkaian langkah strategis. Selain mengoptimalkan pemrosesan di TPS3R dan TPST, DLHPKP Jembrana akan terus menggenjot edukasi dari tingkat hulu.

"Kami selaku OPD pengampu pengelolaan persampahan di Kabupaten Jembrana akan terus berusaha memberikan informasi dan sosialisasi secara masif di hulu, baik pada skala rumah tangga, banjar/lingkungan, hingga tingkat desa. Harapannya, tercipta sense of crisis yang sama bahwa sampah harus mendapat perhatian serius dari seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat," tegasnya.

Wayan Puma menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Jembrana yang telah konsisten memilah sampah dan mendukung program pemerintah. "Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah membantu pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan dan penanganan sampah di Kabupaten Jembrana," pungkasnya. 

wartawan
PAM
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.