balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri persembahyangan bersama Rahina Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar. Perayaan yang jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Uye ini dimanfaatkan umat Hindu untuk memuliakan hewan sebagai ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keharmonisan alam dan makhluk hidup.
Jaya Negara menjelaskan bahwa perayaan ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan spiritual terhadap hewan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan kesehatan.
"Vaksinasi rabies gratis yang dilaksanakan hari ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan, sekaligus upaya bersama dalam mencegah penyebaran rabies," ujar Jaya Negara, Sabtu (5/9/2026).
Senada dengan hal tersebut, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menambahkan bahwa layanan vaksinasi dan sterilisasi gratis yang rutin diadakan pemerintah kini dikemas secara khusus agar selaras dengan nilai luhur Rahina Tumpek Uye.
Rangkaian acara diawali dengan persembahyangan bersama, dilanjutkan prosesi "otonan" bagi hewan peliharaan warga yang hadir di kawasan pura. Setelah itu, hewan-hewan tersebut langsung mendapatkan layanan vaksinasi rabies serta sterilisasi gratis di jaba Pura Agung Jagatnatha.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Denpasar Putu Agus Jayadi menegaskan, Tumpek Uye memiliki makna filosofis yang luas, yakni menjaga keseimbangan Bhuwana Agung (alam semesta) dan menyucikan Bhuwana Alit (diri manusia) dari sifat-sifat negatif. Pemkot Denpasar berharap kegiatan ini mampu memperkuat kesadaran masyarakat dalam memelihara hewan secara bertanggung jawab demi terciptanya lingkungan yang aman dan sehat.