Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wayan Tuges Pembuat Gitar Asal Gianyar Yang Diakui Para Musisi Dunia

I Wayan Tuges
I Wayan Tuges menunjukkan garapan Gitar unik karyanya

BALI TRIBUNE - Siapasangka jika di Bali ada seniman pembuat gitar akustik yang hasil karyanya diakui dunia. Adalah I Wayan Tuges, seniman asal Desa Guwang Sukawati Gianyar Bali yang membuat seluruh jenis gitar dengan ciri khas ukiran.

Ditemui di kediamannya di Jalan Raya Guwang, Gianyar, pria 60 tahun ini mengaku sama sekali tidak bisa memainkan gitar. Namun ketekunannya membuat karya gitar justru banyak mendapat oderan dari belahan dunia.

“Gitar buatan saya bisa pakai pajangan dan juga bisa dimainkan. Bahannya dari bahan berkualitas semua, banyak musisi dari luar yang pesan berbagai gitar di saya,” aku Tuges ditemuai kemarin di tempat tinggalnya.

Dirinya menuturkan bahwa keluarga memang terlahir sebagai seni memahat. Mengawali pembuatan gitar yang penuh disain ukiran garapannya, dikatakannya berawal dari seorang turis asing yang memesan gitar diisi motif ukiran bali.

“Saya hampir dua tahun lamanya belajar cara membuat gitar yang baik. Kendalanya saat itu karena saya tidak bisa bahkan tidak mengeerti memainkan musik gitar. Tetapi bagi saya tidak ada yang tidak bisa, akhirnya ya seperti sekarang ini,” jelasnya.

Kata dia, sejak tahun 2005 mengawali bisnis membuat gitar kreasi motif ukiran. Selama 12 tahun sedikitnya sudah lebih dari 2000 gitar yang terjual. Namun yang terkesan bagi dirinya saat pertama kalinya mengikuti pameran gitar di montrial jazz festival tahun 2007.

Lanjutnya saat mengkuti pameran, awal buka sudah laku delapan gitar yang dipamerkannya. Sayangnya dirinya enggan menyebut harga gitarnya saat itu. Hanya saja, kali ini tantangan bagi dirinya adalah saat membuat lima jenis musik sekaligus dalam wadah satu gitar.

“Ini pesanan dari seorang musisi Walk off The Earth Band. Katanya akan digunakan manggung keliling dunia, diberi nama Gui harp ulele. Disini menjadi satu, ada Gitar, Harpa, ukulele, kalimba dan wosboard,” Terangnya serambi menunjukkan alat musik yang jadi kebanggaannya.

Pemesan dari grup Walk off The Earth Band ini menghargai garapannya, 10.000 USD. “Kalau dirupiahkan untuk Gui Harp Ulele ini sekitar 130 jutaan rupiah. Bukan saya yang menghargai harga segitu,” ungkapnya.

Bahkan karya Gui Harp Ulele buatan seniman Gianyar ini sempat disaksikan dan dicoba untuk dimainkan sesaat Doddy Hernanto yang akrap disapa Mr.D. Musisi Indonesia ini mengaku bahwa alat musik tersebut belum ada di belahan dunia manapun. “Inilah masterpice, karena memang tidak ada alat musik seperti garapan ini. Ini sama saja dimainkan oleh lima orang,” Aku Mr.D.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Rokok Ilegal Marak di Badung, Tim Gabungan Sita 23 Slop dan 15 Bungkus dari Warung

balitribune.co.id | Mangupura - Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Badung mulai mendapat perhatian serius. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung bersama Kantor Bea Cukai Denpasar menggelar inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar sejumlah warung dan tempat usaha yang diduga menjual rokok tanpa cukai.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi I DPRD Badung Tinjau Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Hibah Aset Rp 6,15 Miliar Masuk Tahap Pembahasan

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi I DPRD Kabupaten Badung bersama Ketua DPRD Badung melakukan peninjauan lapangan ke Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi terhadap permohonan hibah sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Badung kepada Desa Adat Kedonganan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Capaian Pendataan Perlinsos Digital di Badung Masih Rendah, 79 Ribu KK Belum Terdata

balitribune.co.id | Mangupura - Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan, khususnya di kawasan Kuta. Kecamatan Kuta bersama Kuta Utara dan Kuta Selatan tercatat sebagai wilayah dengan capaian pendataan terendah hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Peringatan Dini dan Respons Bencana, BPBD Bali Eksplorasi AI

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika cuaca ekstrem melanda beberapa wilayah sekaligus, informasi kebencanaan dapat mengalir dari berbagai sumber dalam waktu yang bersamaan. Laporan masyarakat, pemerintah daerah, media sosial, hingga petugas lapangan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, bagaimana memastikan informasi yang berlimpah tersebut dapat diolah menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perumda Pasar Rencanakan Revitalisasi Total Pasar Kreneng Senilai Rp140 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar menyiapkan rencana revitalisasi total Pasar Kreneng yang telah beroperasi sejak 1983. Memasuki usia lebih dari empat dekade, kondisi pasar dinilai membutuhkan pembaruan menyeluruh untuk mengoptimalkan sirkulasi dan ruang perdagangan.

Baca Selengkapnya icon click

Bertepatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Klungkung Serahkan Bantuan Rp3,8 Miliar untuk Nelayan dan Petani

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Kamis (1/10/2026). Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", peringatan tahun ini dirangkaikan dengan aksi nyata penguatan ekonomi warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.