Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sambangi Anak Yatim, Zaskia Gotik Bacakan Pancasila

Zaskia Gotik

PEDANGDUT Zaskia Gotik baru saja mendapat masalah lantaran dianggap melakukan pelecehan kepada lambang negara. Atas perbuatannya itu, pelantun Bang Jono ini sempat berurusan dengan polisi, dan minta maaf kepada banyak pihak termasuk DPR.

Bukan hanya meminta maaf atas tulisan yang ia buat saat tampil dalam acara Dahsyat, pemilik goyang itik itu meminta doa kepada anak yatim. Aksi sosial tersebut dilakukan oleh Zaskia di daerah Jakarta Barat. “Kegiatan hari ini Neng ada santunan yatim piatu di sini. Ya, kita mohon doa untuk anak anak yatim piatu biar persoalan eneng lancar. Kita silaturahmi dengan anak yatim,” ujar Zaskia, saat ditemui di bilangan Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (6/4)

Uniknya, saat melakukan santunan kepada anak yatim, pedangdut asal Cikarang itu diminta untuk membacakan Pancasila. Begitu santai, Zaskia pun lancar membacakan kelima isi Pancasila di depan anak yatim tersebut. “Ya, iya (deg-degan), tapi nggak juga, karena udah hafal, Alhamdulillah,” katanya.

Membacakan Pancasila di depan anak yatim, sengaja dilakukan oleh Zaskia, apalagi karena masalah yang membelitnya juga berhubungan dengan Pancasila. Sebelumnya pedangdut tersebut menulis Bebek Nungging ketika ditanya lambang dari sila kelima Pancasila. “Tujuannya untuk mensosialisasikan, agar anak bangsa lebih perhatikan lagi Pancasila, dan berikan wawasan soal bangsa juga,” tutur pedangdut 26 tahun yang baru saja membacakan Pancasila di depan anak yatim tersebut.

wartawan
habit
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.