Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

wisata
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun. Di kutip dari akun resmi Kemenpar, disebutkan dengan kunjungan yang terus tumbuh, lama tinggal yang makin panjang, hingga belanja wisatawan yang meningkat, pariwisata kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional.

Menurut Kemenpar, kunjungan bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang dampak yang dirasakan. Meningkatnya kunjungan ini menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan membawa efek berantai bagi ekonomi nasional.

Kemenpar mencatat devisa pariwisata triwulan I 2026 naik 6,30% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD 3,81 miliar setara Rp62,39 triliun. 

Di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu, kunjungan wisatawan mancanegara tetap tumbuh. Dari 3,16 juta kunjungan pada triwulan I 2025 menjadi 3,44 juta kunjungan pada triwulan I 2026 atau naik 8,62%. 

Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan naik menjadi USD 1.345,61 (setara Rp22,68 juta) dengan lama tinggal  juga terjaga kuat, bahkan mencapai 11,14 malam pada Maret 2026. Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan karena setiap perjalanan, setiap kunjungan, dan setiap pengalaman wisata ikut menggerakkan ekonomi nasional. "Tahun 2025, devisa pariwisata mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah," jelasnya.

Dalam 10 tahun terakhir, devisa pariwisata menunjukkan tren pemulihan yang kuat pascapandemi. Tahun 2025 menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah USD 18,27 miliar (setara Rp305,47 triliun). 

Pariwisata berpotensi menjadi penyumbang devisa utama. Target devisa pariwisata USD 32-39,4 miliar membuka peluang besar. Pariwisata dapat menjadi sektor penyumbang devisa utama, setara dengan komoditas besar seperti batu bara dan kelapa sawit. Dengan tren kunjungan, belanja, dan lama tinggal yang terus meningkat, Kementerian Pariwisata optimistis sektor pariwisata akan semakin menguatkan posisinya sebagai domestic engine of growth.

wartawan
YUE
Category

Bea Cukai Ngurah Rai Minta Warga Waspada Terhadap Penipuan Modus Tebus Barang

balitribune.co.id I Badung - Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas kepabeanan. Modus yang marak terjadi adalah permintaan sejumlah uang dengan dalih barang kiriman tertahan di bea cukai. 

Baca Selengkapnya icon click

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah di Pantai Air Kuning, Diduga WN Polandia yang Hilang

balitribune.co.id I Negara - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan  TNI menemukan  jenazah di Pantai Air Kuning, Jembrana pada Rabu (2/9/2026) sore. Jenazah tersebut diduga warga negara Polandia, Marcin Dawid Ryzycki. Hingga Rabu malam masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Interfood 2026 Menjadi Tuan Rumah Asian Gelato Individual Competition

balitribune.co.id | Mangupura - Penyelenggaraan pameran bertaraf internasional Bali Interfood 2026 digelar setiap tahun guna menjawab kebutuhan pasar terkait industri makanan dan minuman (F&B). Bali Interfood 2026 ini menghadirkan penyelenggaraan kompetisi pembuatan gelato tingkat Asia Pasifik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Siapkan Asuransi Pertanian untuk 7.000 Hektare Sawah

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk 7.000 hektare lahan sawah pada 2026. Program ini ditujukan untuk melindungi petani dari risiko gagal panen sekaligus menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempertahankan lahan pertanian dan menekan alih fungsi lahan.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

balitribune.co.id | Jakarta - Transparansi mengenai sumber susu dan proses produksi menjadi bagian penting dalam membantu orang tua memahami produk nutrisi yang dipilih untuk anak. Tidak hanya mencermati informasi pada kemasan, orang tua juga perlu mengetahui dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga hingga menjadi produk akhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.