Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Remaja Jembrana Gelar Aksi Solidaritas, Turun ke Jalan, Sebarluaskan Nilai-nilai Pancasila

Pancasila
Aksi turun ke jalan yang digelar dalam rangka 73 tahun Hari Lahir Pancasila.

BALI TRIBUNE - Selain melaksanakan upacara bendera, peringatan 73 tahun Hari Lahir Pancasila Jumat (1/6) di Kabupaten Jembrana juga diisi dengan aksi turun ke jalan. Seperti yang dilakukan belasan pelajar dan remaja dengan membagikan buku. Ratusan buku tulis dengan sampul Garuda dan di dalamnya berisi Butir-butir Pancasila serta pesan menjaga kebhinnekaan dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dibagikan kepada ratusan pengguna jalan yang melintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, ruas Jalan Jendral Sudirman, Jembrana. Pembagian ratusan buku media informasi ini yang juga ikut dilakukan sejumlah personel kepolisian, menarik perhatian warga. Aksi solidaritas di depan Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana ini menyasar kalangan anak muda yang sedang melintas. Sejumlah remaja yang melintas sempat ditanya sila-sila Pancasila dan juga butir-butirnya. Kendati banyak yang kelabakan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan spontanitas yang diberikan, namun para pengguna jalan tampak antusias dengan aksi yang dilakukan remaja yang tergabung dalam Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana ini. Ayu Sintya (17), mahasiswa salah satu PTS di Denpasar yang melintas mengaku sangat perlu dilakukan cara-cara menyebarluaskan nilai-nilai luhur Pancasila dengan cara-cara yang lebih kreatif sehingga bisa lebih tepat sasaran. “Tidak hanya sekedar seremonial upacara saja, tapi menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila harus juga dilakukan dengan cara-cara yang kekinian seperti penyebaran media informasi agar masyarakat terutama anak-anak muda bisa mudah mengingat kembali nilai-nilai luhur Pancasila,” papar mahasiswa asal Desa Penyaringan, Mendoyo ini. Pengguna jalan lainnya, Agung Artawan (42) asal Desa Pohsanten, Mendoyo mengaku generasi muda harus benar-benar terlibat aktif dalam  penyebarluasan nilai-nilai Pancasila. “Saat ini butir-butir Pancasila sudah sangat jarang dipahami, sehingga anak muda sebagai generasi penerus bangsa harus terlibat aktif dalam memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara,”  ungkap pedagang sembako ini. Koordinator Aksi Solidaritas Hari Lahir Pancasila FKRH Jembrana, I Putu Adi Prasetya didampingi belasan peserta aksi usai kegiatan mengatakan pihaknya bersama belasan remaja lainnya memang sengaja mengisi peringatan 73 tahun Hari Lahir Pancasila dengan aksi spontanitas turun ke jalan. “Ini kegiatan swadaya kami, kami siapkan 150 eksemplar buku tulis dengan desain menarik yang di dalamnya juga berisi informasi nilai-nilai butir Pancasila dan juga pesan untuk menjaga kebhinnekaan dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap pelajar asal Desa Tuwed, Melaya ini. Aksi ini menurutnya dilakukan agar generasi muda bisa kembali memahami dan menginplementasikan nilai-nilai dalam butir-butir Pancasila yang kini seolah terabaikan.  “Sekarang nilai-nilai luhur Pancasila yang diwarisakan oleh para pendiri bangsa semakin dikesampingkan, anak-anak muda larut dalam kemajuan teknologi tetapi tidak peduli dengan kondisi bangsanya, sehingga sudah seharusnya nilai-nilai ideologi Pancasila perlu dikuatkan kembali di kalangan generasi muda,” paparnya. Pihaknya berharap pemerintah bisa kembali menyebarluaskan penguatan nilai-nilai luhur Pancasila di masyarakat yang menjadi salah satu konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara. “Kata orang tua kami dulu ada Penataran P4, tapi sekarang hanya diperingati saja. Pemerintah harus bisa menyebarluaskan kembali nilai-nilai Pancasila sehingga bisa dipahami oleh generasi muda dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.