Remaja Jembrana Gelar Aksi Solidaritas, Turun ke Jalan, Sebarluaskan Nilai-nilai Pancasila | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 20 Oktober 2020
Diposting : 2 June 2018 13:38
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Pancasila
Aksi turun ke jalan yang digelar dalam rangka 73 tahun Hari Lahir Pancasila.
BALI TRIBUNE - Selain melaksanakan upacara bendera, peringatan 73 tahun Hari Lahir Pancasila Jumat (1/6) di Kabupaten Jembrana juga diisi dengan aksi turun ke jalan. Seperti yang dilakukan belasan pelajar dan remaja dengan membagikan buku.
 
Ratusan buku tulis dengan sampul Garuda dan di dalamnya berisi Butir-butir Pancasila serta pesan menjaga kebhinnekaan dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dibagikan kepada ratusan pengguna jalan yang melintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, ruas Jalan Jendral Sudirman, Jembrana.
 
Pembagian ratusan buku media informasi ini yang juga ikut dilakukan sejumlah personel kepolisian, menarik perhatian warga. Aksi solidaritas di depan Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana ini menyasar kalangan anak muda yang sedang melintas. Sejumlah remaja yang melintas sempat ditanya sila-sila Pancasila dan juga butir-butirnya.
 
Kendati banyak yang kelabakan saat menjawab pertanyaan-pertanyaan spontanitas yang diberikan, namun para pengguna jalan tampak antusias dengan aksi yang dilakukan remaja yang tergabung dalam Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana ini.
 
Ayu Sintya (17), mahasiswa salah satu PTS di Denpasar yang melintas mengaku sangat perlu dilakukan cara-cara menyebarluaskan nilai-nilai luhur Pancasila dengan cara-cara yang lebih kreatif sehingga bisa lebih tepat sasaran.
 
“Tidak hanya sekedar seremonial upacara saja, tapi menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila harus juga dilakukan dengan cara-cara yang kekinian seperti penyebaran media informasi agar masyarakat terutama anak-anak muda bisa mudah mengingat kembali nilai-nilai luhur Pancasila,” papar mahasiswa asal Desa Penyaringan, Mendoyo ini.
 
Pengguna jalan lainnya, Agung Artawan (42) asal Desa Pohsanten, Mendoyo mengaku generasi muda harus benar-benar terlibat aktif dalam  penyebarluasan nilai-nilai Pancasila. “Saat ini butir-butir Pancasila sudah sangat jarang dipahami, sehingga anak muda sebagai generasi penerus bangsa harus terlibat aktif dalam memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara,”  ungkap pedagang sembako ini.
 
Koordinator Aksi Solidaritas Hari Lahir Pancasila FKRH Jembrana, I Putu Adi Prasetya didampingi belasan peserta aksi usai kegiatan mengatakan pihaknya bersama belasan remaja lainnya memang sengaja mengisi peringatan 73 tahun Hari Lahir Pancasila dengan aksi spontanitas turun ke jalan.
 
“Ini kegiatan swadaya kami, kami siapkan 150 eksemplar buku tulis dengan desain menarik yang di dalamnya juga berisi informasi nilai-nilai butir Pancasila dan juga pesan untuk menjaga kebhinnekaan dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap pelajar asal Desa Tuwed, Melaya ini.
 
Aksi ini menurutnya dilakukan agar generasi muda bisa kembali memahami dan menginplementasikan nilai-nilai dalam butir-butir Pancasila yang kini seolah terabaikan.
 
 “Sekarang nilai-nilai luhur Pancasila yang diwarisakan oleh para pendiri bangsa semakin dikesampingkan, anak-anak muda larut dalam kemajuan teknologi tetapi tidak peduli dengan kondisi bangsanya, sehingga sudah seharusnya nilai-nilai ideologi Pancasila perlu dikuatkan kembali di kalangan generasi muda,” paparnya.
 
Pihaknya berharap pemerintah bisa kembali menyebarluaskan penguatan nilai-nilai luhur Pancasila di masyarakat yang menjadi salah satu konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
“Kata orang tua kami dulu ada Penataran P4, tapi sekarang hanya diperingati saja. Pemerintah harus bisa menyebarluaskan kembali nilai-nilai Pancasila sehingga bisa dipahami oleh generasi muda dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” tandasnya.