Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diskes Jembrana Sterilisasi HPR untuk Tekan Kasus Rabies

Bali Tribune/pam
Sterilisasi hewan piaraan untuk menekan kasus rabies.

Negara | Bali Tribune.co.id - Kendati upaya vaksinasi maupun eliminasi telah gencar dilakukan sejak beberapa tahun belakangan ini, namun rabies hingga kini masih menjadi zoonosis (penyakit yang ditularkan oleh hewan) yang mengkhawatirkan. Sejak awal tahun 2019 ini saja sudah ada dua kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana. Salah satu faktor penyebabnya adalah masih belum terkendalinya laju populasi hewan penular rabies (HPR).   

Berdasarkan hasil uji laboratorium di Balai Besar Veteriner Denpasar, sejak bulan Januari 2019 di Jembrana telah ditemukan dua kasus gigitan anjing positif rabies didua kecamatan. Kasus gigitan positif rabies pertama ditemukan pada pertengahan Februari lalu di Desa Berangbang, Kecamatan Negara dan kasus gigitan positif rabies kedua ditemukan pada awal Maret lalu di Banjar Warnasari Kelod, Desa Warnasari, Kecamatan Melaya. Pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana mengakui salah satu hambatan dalam pengentasan rabies adalah belum terkendalinya laju populasi hewan penular rabies seperti anjing dan kuncing.

Salah satu upaya yang kini dilakukan leading sektor terkait untuk mengekan penularan rabies adalah mengontrol angka populasi HPR dengan melaksanakan sterilisasi pada anjing dan kucing. Seperti sterilisasi yang dilaksanakan di Jembrana sejak Sabtu (16/3) hingga Senin (18/3). Stand sterilisasi dengan bedah caesar layaknya operasi pada manusia diruang terbuka ini cukup menyedot perhatian para pemilik anjing. Tidak sedikit pemilik anjing mensterilkan anjing peliharaannya. Kabid Keswan Kesmavet  drh. Wayan  Widarsa didampingi Kasi Keswan drh. IGNB Rai Muliawan mengatakan sterilisasi ini baru kali pertama digelar di Jembrana.

Ia mengakui sterilisasi pada anjing dan kucing ini memang terbatas. Bahkan untuk sterilisasi gratis ini pihaknya menggandeng sponsor serta relawan. Kendati menurutnya memang efektif untuk mengontrol populasi HPR, namun pemerintah daerah hingga kini belum menganggarkan sterilisasi HPR ini. “Populasi HPR memang belum terkontrol, ini yang berbahaya karena hewan peliharaan rentan tidak dirawat dengan baik oleh pemiliknya. HPR yang diliarkan tanpa perawatan akan rentan tertular rabies sehingga perkembangbiakannya harus ditekan. Tapi jangankan kami di kabupaten, provinsi saja tidak menganggarkan,” tegasnya.

Kendati ia menyatakan tenaga kesehatan veteriner yang ada di Jembrana mampu untuk melakukan sterilisasi namun ia mengakui bianya untuk sterilisasi ini sangat tinggi. Biaya untuk kastrasi pada hewan jantan mencapai Rp 150 ribu per ekor dan untuk ovarium hysterectomy pada hewan bentina mencapai Rp 800 ribu per ekor. “Kegiatan ini sengaja kita laksanakan dengan berkejasama dengan Action For Bali  Dog  serta  Perhimpunan Dokter Hewan Rayon Jembrana, untuk pembiayaan dan operasionalnya mereka yang menanggung. Sasaran kami adalah populasi anjing jalanan yang memang tidak terkontrol,” tandasnya. pam

wartawan
habit
Category

Sudamala Dialogues 2026 Mempertemukan Lima Perempuan Inspiratif dari Berbagai Bidang

balitribune.co.id | Denpasar - Salah seorang seniman perempuan yang merupakan maestro tari Bali, Cokorda Istri Ratih Iryani menyadari sebagai seniman tidak bisa menjadi kaya. "Tapi sejalan dengan waktu penghasilan saya selalu dari seniman.

Baca Selengkapnya icon click

Petani Kopi di Kintamani Memenuhi Syarat Proyek Perdagangan Karbon Kebun Kopi

balitribune.co.id | Bangli - Ibu-ibu petani kopi di Kintamani Kabupaten Bangli bersiap melakukan perdagangan karbon. Mengingat, petani kopi setempat telah mengimplementasikan pertanian dengan menggunakan pupuk organik yang menjadi salah satu syarat untuk perdagangan karbon kebun kopi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Apresiasi Peken Jasindo 2026, Dorong UMKM Tabanan Semakin Berdaya

balitribune.co.id | Tabanan - Komitmen memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Hal tersebut terlihat saat Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir sekaligus memberikan apresiasi langsung terhadap pelaksanaan Peken Jasindo Tahun 2026 di Taman Bung Karno – Garuda Wisnu Singasana, Tabanan, Sabtu (22/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Badung Perkuat Layanan Kesehatan 24 Jam, Praktik Medis Ilegal Ditertibkan

balitribune.co.id | Mangupura – Tingginya arus wisatawan mancanegara ke Kabupaten Badung mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan, khususnya dalam menangani kasus kegawatdaruratan. Melalui sistem Badung Sehat, layanan kesehatan disiagakan selama 24 jam bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Baca Selengkapnya icon click

Hilang Dua Hari, Petani Asal Akah Ditemukan Tewas di Manduang

balitribune.co.id | Semarapura - Setelah dinyatakan hilang selama dua hari, seorang petani bernama I Ketut Tambun (62), warga Dusun Sangging, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, ditemukan meninggal dunia di sebuah jalan setapak di sebelah timur Kuburan Tinon, Desa Adat Manduang, Sabtu (22/8/2026). Korban ditemukan dalam posisi tengkurap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.