Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemenpar Catat Sejumlah Tren Pariwisata di 2025

Bali Tribune / DISAKRALKAN - Melukat atau membersihkan diri di air mengalir dari sumber yang disakralkan di Bali merupakan salah satu aktivitas wisata spiritual dan dapat dilakukan oleh wisatawan

balitribune.co.id | BadungKementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) mencatat adanya sejumlah tren pariwisata pada tahun 2025 ini diantaranya, Well-being, Solo Traveler, mencari tempat-tempat wisata yang tidak terkenal dan Luxury. Plt. Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini memaparkan, terkait tren wisata Well-being, wisatawan akan mencari tempat yang memberikan kebugaran atau Wellness dan spiritual. 

Sejumlah daerah di Indonesia sangat menunjuang tren pariwisata tersebut seperti di Jawa terdapat ramuan herbal untuk mendukung wisata kebugaran, sedangkan Bali terdapat spot-spot yoga dan aktivitas spiritual. Wisata Well-being berfokus pada aktivitas untuk mempertahankan gaya hidup sehat, mengurangi stres, mencegah penyakit, dan meningkatkan kesejahteraan.

"Tren pariwisata di 2025 pertama, Well-being. Jadi wisatawan akan mencari Wellness, spritualism. Well-being namanya ada kualitas. Wisatawan mau bayar tinggi karena tenang mau healing mau mencari spritualitas, harga nomor dua. Nah ini bagus, untuk Indonesia bagus banget. Karena beberapa destinasi seperti Bali, Jogja, bahkan beberapa tempat lainnya itu punya khas ada jamu, pijat, Melukat (di Bali) selain yoga. Ini akan banyak sekali dicari dan diminati. Ini akan menjadi tren dunia," paparnya di Badung beberapa waktu lalu. 

Tren kedua pada tahun ini yakni Solo Traveler. Dimana, saat bepergian mengunjungi destinasi wisata, wisatawan memilih pergi sendirian. "Solo Traveler menjadi tren bagus di Indonesia dengan 17 ribu lebih pulau, banyak sekali spot-spot menarik yang Solo Traveler ini bisa pergi, misalnya untuk melakukan aktivitas naik gunung maupun trekking," jelasnya. 

Selanjutnya Ayu Marthini mengatakan, tren ketiga pada pariwisata tahun ini yakni mencari tempat-tempat wisata yang tidak terkenal. "Sekarang justru menghindari yang ramai-ramai, mencari yang sepi-sepi. Tren lainnya yang dicatat Kemenpar adalah Luxury. Untuk Luxury Tourism itu ada minat khusus nih. Jadi, orang mau belajar mengenai Borobudur misalnya, dia mau mempelajarinya, berapapun dia bisa bayar yang penting bisa dan ditemani oleh ahli budaya. Luxury ini dibagi macam-macam ada yang tradisional Luxury, ada yang naik private jet, makan di restoran yang khusus. Nah ini jadi tren," bebernya.

wartawan
YUE

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.