Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Buleleng Desak Penataan Kota Terintegrasi, Reklame Bodong Bakal Dibongkar

RDP DPRD BULELENG
Bali Tribune / RDP - Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng digelar bersama OPD terkait pada Selasa (13/10/2026).

balitribune.co.id | Singaraja - Penataan wajah Kota Singaraja tak boleh berhenti pada pembangunan trotoar dan drainase. Penataan pedagang, penertiban reklame tanpa izin, hingga perencanaan kawasan dari pusat kota menuju pelabuhan harus berjalan dalam satu konsep yang jelas. Penegasan itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng, Selasa (13/10/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Gabungan Komisi Gedung DPRD Buleleng tersebut menjadi tindak lanjut koordinasi dan peninjauan lapangan, terutama terkait proyek penataan kawasan Jalan Tasbih dan Jalan Diponegoro, Singaraja.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir, di antaranya Dinas PUPR-Perkim, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Perumda Pasar Argha Nayottama Kabupaten Buleleng. Pembahasan tidak hanya menyasar aspek fisik pembangunan, tetapi juga menyoroti ketertiban aktivitas perdagangan, legalitas reklame, dan keberlanjutan sistem drainase.

Di kawasan Jalan Tasbih, DPRD menekankan agar pembangunan trotoar dan drainase diikuti penataan lapak pedagang. Infrastruktur yang tertata dinilai tidak akan memberikan hasil maksimal apabila aktivitas perdagangan di sekitarnya masih semrawut dan mengganggu ruang pejalan kaki.

Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Wayan Masdana, SE, meminta Perumda Pasar Argha Nayottama berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan lapak yang lebih tertib, seragam, dan sesuai ketentuan.

"Kami minta penataan setelah trotoar ini benar-benar diperhatikan. Ke depan para pedagang akan dilakukan penataan agar terkesan lebih rapi dan tidak mengganggu pengguna jalan. PD Pasar harus menyiapkan lapak yang standar sesuai aturan yang berlaku," tegas Wayan Masdana.

Sementara di Jalan Diponegoro, Dewan mengingatkan agar pelaksanaan penataan kawasan tidak sampai mengganggu aktivitas usaha dan ruko di sekitarnya. Namun, kelangsungan kegiatan ekonomi bukan berarti persoalan ketertiban dan perizinan dapat diabaikan.

DPRD bersama Dinas PUPR-Perkim, Satpol PP, dan DPMPTSP menyepakati penertiban papan reklame yang terbukti tidak mengantongi izin. Reklame ilegal tersebut akan dibongkar sebagai bagian dari upaya menata kawasan dan mendukung kelancaran proyek.

Persoalan drainase juga mendapat perhatian serius. DPRD menyoroti perlunya kesinambungan saluran dari Jalan Diponegoro hingga ke arah utara. Kondisi air permukaan yang relatif tinggi di kawasan tersebut dinilai perlu menjadi pertimbangan dalam perencanaan teknis.

Jika pembangunan saluran tidak dirancang dan dituntaskan secara menyeluruh, kawasan itu berisiko menghadapi genangan, bau tidak sedap, hingga kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk.

Karena itu, DPRD mendorong Dinas PUPR-Perkim memastikan penanganan drainase dilakukan secara terintegrasi. Pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian satu ruas, tetapi harus mempertimbangkan hubungan saluran dengan sistem pembuangan air di kawasan sekitarnya.

Wakil Ketua DPRD Buleleng, Nyoman Gede Wandira Adi, ST, menekankan bahwa penataan kawasan kota membutuhkan perencanaan yang matang sejak awal. Menurutnya, Dinas PUPR-Perkim sebagai sektor utama harus menyusun konsep yang menyeluruh agar pembangunan antarkawasan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Ia menilai sekitar 60 persen keberhasilan pembangunan ditentukan oleh kualitas perencanaan awal. Tanpa rancangan yang komprehensif, penataan berisiko kehilangan arah dan tidak membentuk identitas kota yang konsisten.

"Penataan dari kawasan titik nol sampai ke kawasan Pelabuhan harus dirumuskan secara utuh dari awal. Jangan sampai terkesan seperti 'perencanaan dadakan'—hari ini konsepnya A untuk Jalan Diponegoro, besok untuk kawasan pelabuhan konsepnya beda lagi. Harus ada gambaran terperinci yang mencerminkan wajah Buleleng secara berkelanjutan agar mampu menarik wisatawan Nusantara maupun mancanegara," ujar Wandira Adi.

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya kesinambungan desain dan arah pembangunan, terutama jika penataan pusat kota hendak dihubungkan dengan kawasan pelabuhan sebagai salah satu pintu masuk aktivitas ekonomi dan kunjungan wisata.

“Penataan pedagang dilakukan melalui pendekatan persuasif dan humanis. Komunikasi sejak awal dinilai penting supaya pedagang memahami tujuan penataan, termasuk peluang untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal,”imbuhnya.

wartawan
CHA
Category

6.334 Butir Ekstasi Dimusnahkan

balitribune.co.id | Negara - Perkara narkotika mendominasi tindak pidana umum yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Dari 39 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap selama periode Juni hingga Oktober 2026, sebanyak 24 perkara atau lebih dari separuhnya merupakan kasus narkotika. Sejumlah barang bukti berupa ribuan butir ekstasi, puluhan gram sabu, dan ganja dimusnahkan Kejari Jembrana, Senin (2/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turis Prancis Ditikam di Vila Tejakula, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian Pemilik

balitribune.co.id | Singaraja - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis bernama Ancel Lucas menjadi korban penusukan di sebuah vila di Banjar Dinas Bukiang, Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Kamis (29/10/2026) malam. Selain mengusut dugaan penganiayaan tersebut, Polres Buleleng juga mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan dari pihak vila yang mengetahui kejadian tetapi tidak segera melaporkannya kepada polisi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Lapas Singaraja Kecolongan, Bisnis Sabu Dikendalikan dari Kamar Hunian Blok 18

balitribune.co.id | Singaraja - Pengungkapan kasus peredaran narkotika di Kabupaten Buleleng kembali membuka celah serius dalam pemberantasan narkoba. Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Singaraja diduga masih mampu mengendalikan distribusi sabu dari balik jeruji besi dengan memanfaatkan seorang remaja berusia 16 tahun sebagai kurir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dalam Sepekan, Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Tujuh WNA

balitribune.co.id | Badung - Kantor Imigrasi Ngurah Rai mendeportasi tujuh orang warga negara asing (WNA) selama periode 26 hingga 30 Oktober 2026. Ketujuh WNA tersebut dideportasi setelah terbukti melakukan sejumlah pelanggaran keimigrasian mulai dari dugaan penggunaan dokumen perjalanan palsu, penyalahgunaan izin tinggal, pelanggaran kewajiban administratif, hingga overstay.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Seorang Dilaporkan Terseret Ombak, Dua Mayat Menepi di Pesisir Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian korban I Gede Yuda Pratama (19), pemuda yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat mandi di Pantai Keramas, Blahbatuh, Gianyar, akhirnya ditemukan Senin (2/11/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.