Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Air Sungai Keruh, Pompa Tirta Sanjiwani Gianyar Meledak

Bali Tribune/ata
Kondisi air sungai yang keruh

Gianyar | Bali Tribune.co.id - Hujan deras pada beberapa hari terakhir, kembali mengusik pelayanan Perumda  Tirta Sanjiwani Gianyar.  Curah hujan yang tinggi mengakibatkan air di sejumlah sungai membesar dan keruh, tak terkecuali Sungai Air Jeruk, yang merupakan salah satu sungai penyupulai Perumda Tirta Sanjiwani Gianyar. Sejumlah pelayanan pun terhambat lantaran mesin  pompa meledak.

Data yang diterima dari Perumda Tirta Sanjiwani Gianyar, Minggu (17/3), kerusakan tersebut telah terjadi Sabtu (16/3) dan diprediksi akan berlangsung hingga hari ini. Kerusakan di sumber produksi Air Jeruk ini, berdampak pada enam desa/kelurahan di Kecamatan Ubud. Seperti, Kelurahan Ubud sebanyak 13 banjar, Desa Petulu (2 banjar), Desa Peliatan (5 banjar), Desa Kedewatan (6 banjar), Desa Mas (6 banjar) dan Desa Sayan sebanyak tiga banjar.

”Air sungai yang sangat keruh mengakibatkan beban pompa turbin dalam mengolah air sangat kuat. Mesin pompa pun terbakar,“ terang  Direktur Teknis Perumda Tirta Sanjiwani Gianyar, Wayan Suastika.

Atas kondisi itu, pihaknya mengaku  tidak memiliki kewenangan dalam memperbaikinya, lantaran produksi air minum di Sungai Air Jeruk dikelola pihak ketiga, yakni PT Bali Bangun Tirta (BBT). Sementara informasi yang diterima, kata Suastika, pihak BBT telah menyelesaikan perbaikan mesin. Dan, saat ini tinggal menunggu proses normalisasi.

Ia mengatakan, selama proses tersebut pihaknya telah memiliki alternatif lain supaya pelayanan ke masyarakat tetap jalan, meskipun tidak maksimal. Yakni, menghidupkan pompa cadangan di Desa Singakerta, serta mengambi sejumlah air sumur untuk yang melayani zona lain.

“Pompanya rusak. Karena air terlalu keruh maka terbakarlah pompa mereka. Karena itu pompa turbin, kemarin (Sabtu) itu masih dicarikan mesinya. Tapi informasinya perbaikan sudah selesai dilakukan (Minggu). Saat ini tinggal menunggu normalilasi saja. Mudah-mudahan malam ini (kemarin) sudah normal,” ujarnya.

Suastika mengimbau di tengah musim hujan ini, masyarakat agar bijak menggunakan air, serta menyediakan penampungan. Sebab kerusakan pipa yang mengganggu pelayanan, sewaktu-waktu bisa terjadi, baik itu karena faktor tanah longsor maupun pohon tumbang. Sebab tak sedikit pipa PDAM berada di bawah pohon. ata

wartawan
habit

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.