Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Antisipasi Aksi Anarkis, Pengamanan Pintu Masuk Bali dan Kantor DPRD Diperketat

pengamanan
Bali Tribune / PENGAMANAN - Pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang masuk Bali di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk kini diperketat dengan melibatkan personil gabungan

balitribune.co.id | Negara - Serangkaian aksi anarkis di berbagai wilayah, termasuk di Denpasar, telah memicu situasi yang tidak kondusif. Kondisi ini menjadi perhatian serius aparat keamanan di Jembrana. Pengamanan di pintu masuk Bali, yakni Pelabuhan Gilimanuk, serta di Kantor DPRD Kabupaten Jembrana kini diintensifkan

Sebagai pintu masuk utama ke Bali, pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk kini diperketat. Aparat gabungan dari Polsek Kawasan Gilimanuk, Brimob, TNI AL, TNI AD, Satpol PP, dan Linmas dikerahkan untuk memperkuat pemeriksaan terhadap Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Bahkan pemeriksaan bahkan dipimpin langsung oleh Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, bersama Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. M. Andriansyah.

Pemeriksaan di pintu masuk Bali ini difokuskan pada penumpang bus, mobil pribadi, dan sepeda motor, dengan sasaran utama identitas, barang bawaan, serta barang berbahaya seperti senjata tajam, bahan peledak, atau barang ilegal lainnya. Selain pemeriksaan fisik, petugas juga melakukan interogasi singkat secara humanis untuk memastikan tujuan perjalanan para penumpang, terutama yang menuju Denpasar dan wilayah sekitarnya.

Kapolres Jembrana menegaskan bahwa pemeriksaan di pintu masuk Bali di Pelabuhan Gilimanuk ini adalah bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan melibatkan puluhan personil gabungan. "Pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin, hanya saja personel kita perkuat dari instansi gabungan karena situasi saat ini membutuhkan kewaspadaan ekstra. Tujuannya sederhana, agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi," jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial. Pihaknya pun mengajak seluruh masyarakat untuk gotong royong menjaga keamanan wilayah masing-masing, "Mari kita jaga kedamaian Jembrana dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwewenang atau hubungi 110," imbaunya.

Setelah demonstrasi di luar daerah, bahkan hingga di depan DPRD Provinsi Bali, Kantor DPRD Jembrana juga kini dijaga ketat. Sebanyak 50 Pasikian Pecalang Bali Kabupaten Jembrana bersama personil TNI dan Polri mengamankan lokasi kantor di Civic Center Pecangakan ini. Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, menjelaskan bahwa langkah antisipasi ini diambil meskipun belum ada pemberitahuan resmi mengenai rencana aksi di Jembrana.

Pihaknya optimis situasi di Kabupaten Jembrana sangat kondusif. Namun menuritnya langkah-langkah antisipasi tetap perlu dilakukan. Termasuk juga dengan melibatkan personil pecalang   "Kami mengantisipasi, meskipun saya meyakini di Jembrana sangat kondusif. Kami mengajak Pecalang dan termasuk Banser. Atas izin dan koordinasi dengan Forkopimda, merestui kita merangkul 'Jagabaya Bali' yang kita punya, yakni Pecalang di Jembrana," terangnya.

Ketua Pasikian Pecalang Bali Kabupaten Jembrana, I Made Pande Dwi Putra, mengungkapkan keprihatinannya atas demonstrasi yang mengarah ke anarkis. Ia bersama Pecalang siap bersinergi dengan TNI-Polri. “Kami tidak mengharapkan itu terjadi. Kalaupun tetap ada, kami berusaha mengantisipasi di Jembrana agar tetap aman dan kondusif," tegasnya. Menurutnya personil pecalang akan ikut menjaga kantor DPRD Jembrana selama lima hari ke depan.

Selain menyatakan timnya di DPRD Jembrana akan melibatkan 10 orang setiap shift, siang dan malam, pihaknya juga menyatakan telah berkoordinasi dengan personil Pecalang yang ada di masing-masing desa adat untuk menjaga wilayah/wewidangan desa adat masing-masing. Menurutnya seluruh personil pecalang yang ada di seluruh desa adat di Jembrana juga mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu kasukerthan di wewidangan desa adat.

wartawan
PAM
Category

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.