Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

Memasuki Bali
Bali Tribune / MASUK BALI - Arus balik kendaraan terutama kendaraan roda dua tampak mulai memadati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Arus balik Lebaran Idulfitri 2026 di pintu masuk Gilimanuk diprediksi akan terjadi mulai hari Kamis (26/3/2026) ini hingga Sabtu (28/3/2026). Namun begitu, berdasarkan pantauan Bali Tribune, antrean kendaraan roda dua dan roda empat di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sudah terjadi sejak Selasa (24/3/2026) lalu.

Salah seorang pemudik ditemui kemarin, mengatakan ia dan keluarga mudik ke Situbondo, Jawa Timur pada Sabtu (14/3/2026) malam lalu. Saat itu penyeberangan Gilimanuk sudah dipadati pemudik dan dia sempat antre hingga keesokan harinya baru nyeberang. “Mestinya hari Rabu ini saya sudah di Denpasar karena harus bekerja, tetapi molor sehari,” ujar pemudik mengaku bernama Suharmanto (46) asal Situbondo, ini.

Selain pemudik yang kembali ke Bali, Pelabuhan Gilimanuk juga dipadati antrean wisatawan domestik yang beberapa hari ini memilih liburan ke Bali. Mereka sudah mengakhiri liburannya dan harus kembali ke daerah asalnya di Jawa. “Saya bersama keluarga sudah berangkat ke Bali, Jumat (13/3/2026) malam dan tiba di Bali Sabtu (14/3/2026) untuk liburan di daerah Denpasar dan Gianyar. Sempat di jalan terdampak macet mudik. Tapi lelah terbayarkan karena dapat liburan dan sempat merasakan suasana Nyepi di Bali,” ujar Hartono (38) asal Surabaya.

Dari data Posko Angkutan Lebaran di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk total penumpang yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai hari H Idul Fitri tercatat ada 541.215 orang atau naik 5,1% dibandingkan tahun lalu 2025 sebanyak 515.112 orang. Total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 172.689 unit atau naik 6% dibandingkan pada periode sama tahun lalu 162.839 unit.

Dari total pemudik yang meninggalkan Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik tersebut, belum seluruhnya kembali ke Bali. Total penumpang yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali hingga Selasa (24/3) mencapai 38.212 orang atau naik 0,7% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 37.943 orang. Begitupula total kendaraan yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali sebanyak 10.842 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai Hari H Lebaran tercatat 246.892 orang atau turun dibandingkan tahun 2025 sebanyak 251.520 orang. Total kendaraan dari Jawa ke Bali tercatat 51.514 unit atau turun dibandingkan tahun lalu sebanyak 51.888 unit. Saat ini penumpang yang sudah kembali ke Jawa sebanyak 50.540 dan total kendaraan tercatat 11.571 unit.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan waktu perjalanan. Puncak arus balik tahun ini diperkirakan terjadi pada Kamis (26/3/2026) hingga Sabtu (28/3/2026).

"Kami imbau pengguna jasa untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak, sehingga perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi antrean,” ujarnya. 

wartawan
PAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.