Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bahas Hasil Evaluasi Gubernur Bali terhadap APBD Perubahan 2021, TAPD Gelar Rapat Bersama Banggar DPRD

Bali Tribune/ RAKER - Sekda Wayan Adi Arnawa sekaligus Ketua TAPD Badung menghadiri Rapat Kerja (raker) bersama Banggar DPRD di Gedung DPRD, Puspem Badung, Senin (4/10).


balitribune.co.id | Mangupura - Sehubungan dengan telah terbitnya hasil evaluasi Gubernur Bali terhadap Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kabupaten Badung Tahun 2021, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kabupaten Badung bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja di Gedung DPRD, Puspem Badung, Senin (4/10).

Rapat kerja tersebut untuk membahas hasil evaluasi Gubernur Bali terhadap Rancangan APBD Perubahan Kabupaten Badung tahun anggaran 2021.

Sekretaris Daerah Kabupaten Badung (Sekda) I Wayan Adi Arnawa yang juga selaku Ketua TAPD Badung mengatakan, sesuai hasil evaluasi dari Provinsi Bali terhadap RAPBD Perubahan 2021 bahwa secara prinsip dari hasil evaluasi Gubernur Bali tidak ada perubahan mendasar dari struktur APBD, dimana pendapatan daerah Rp 2,9 T dan belanja daerah Rp 3,2 T.

“Setelah keluar hasil evaluasi ada suatu perubahan tambahan sebesar Rp 18,4 M bersumber dari dana DAK untuk pengelolaan sampah sanitasi yang akan diarahkan kepada 17 Desa di Badung terkait dengan pengelolaan sampah TPST, kemudian pengelolaan sampah medis terkait dengan Covid ini. Diberikan juga bantuan dari Pemerintah Pusat berupa DAK sebesar Rp 1,4 M. sehingga terjadi pergeseran sedikit dari Rp 2,9T menjadi Rp 2,96 triliun termasuk belanja juga,” terangnya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa mengatakan, untuk pengelolaan sampah sanitasi dalam rangka mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya, Bupati Badung sudah mendorong terkait penanganan sampah di Badung berbasis wilayah (berbasis sumber) yang berarti bahwa di masing-masing desa didorong untuk pengelolaan sampah dengan TPST.

Menurutnya, dengan apa yang dilakukan, Badung mendapat suatu stimulus dari Pemerintah Pusat, instrumen DAK sejumlah Rp 17 M, ditambah Rp 1,4 M untuk pengelolaan sampah penanganan Covid-19. Disamping itu pihanya sudah berkoordinasi dengan Kadis DLHK untuk segera di follow up minimal untuk membantu desa-desa terutama dalam rangka penyiapan infrastruktur seperti alat pemecah, pembakar sampah dan yang lainnya. Dimana desa-desa yang ada diharapkan secepatnya dieksekusi, sehingga tidak ada masalah di Badung terkait kebijakan TPA Suwung yang akan segera ditutup.

“Disamping kita sudah bekerjasama dengan beberapa pengelolaan sampah yang sudah dikunjungi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Sunarta menyatakan, hasil pembahasan evaluasi dari Gubernur Bali yang diterima beberapa hari yang lalu, memang ada penambahan pada pendapatan sejumlah Rp 18 miliar.

”Untuk itu sudah dipastikan untuk kepentingan daripada pengelolaan sanitasi sampah dan sampah medis,” ungkapnya.

wartawan
ANA

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.