Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir Bandang Putus Jalan di Bebandem

Bali Tribune/Kondisi jalan yang dilanda banjir bandang.

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir besar dengan aroma belerang cukup menyengat terjadi di beberapa wilayah di Karangasem, Rabu (27/3). Banjir besar berlumpur tersebut di antaranya terjadi di Sungai Tukad Buhu, Sungai Tukad Toya Sah, Kecamatan Selat, Karangasem, dan Sungai Tukad Taksu yang merupakan aliran Sungai Mbah Api atau jalur aliran lahar di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem.

 Berdasarkan pantauan di Sungai Tukad Taksu atau Mbah Api, sore kemarin, sebelumnya memang terjadi hujan lebat di lereng atas Gunung Agung, dan beberapa jam kemudian warga setempat mengaku mendengar suara gemuruh cukup keras sebelum kemudian banjir besar menerjang aliran sungai yang melewati sejumlah usaha galian C di Banjar Butus, Bebandem.

Banjir besar kemarin, terlihat seperti membawa material lumpur, bebatuan yang cukup besar serta batang pohon kayu yang tumbang. Selain itu, ada yang berbeda dari banjir kemarin, dimana warga mencium bau belerang menyengat, di antaranya di Sungai Toya Sah, Sungai Tukad Buhu, dan sejumlah kubangan besar di Kecamatan Selat.

Untuk terjangan banjir yang terjadi di Tukad Taksu, selain mengikis sempadan sungai, banjir juga telah memperburuk kerusakan jalan utama di Desa Kemoning dan di Banjar Butus, Buana Giri.

 Puluhan truk pengangkut material galian C yang baru turun dari lereng Gunung Agung di lokasi galian C Butus, dan belasan kendaraan pribadi serta sepeda motor tidak bisa melintas. Bahkan setelah banjir surut, akses jalan yang terputus oleh terjangan banjir itu tidak bisa dilewati kendaraan, karena gerusan banjir sangat dalam, termasuk senderan beronjong penahan badan jalan sampai hanyut oleh besarnya terjangan banjir.

 “Banjir kali ini sangat besar, dua akses jalan yakni di Kemoning dan Butus sudah tidak bisa dilewati kendaraan,” ungkap Wayan Ribeg, salah satu warga setempat kepada koran ini di lokasi kejadian.

Tidak hanya memutus akses jalan, banjir juga menghancurkan tembok penyengker atau pagar Gedung SMP 3 Bebandem. Untuk sementara akses jalan di Butus tidak bisa dilewati dan arus kendaraan terpaksa dialihkan menuju Banjar Uma Anyar, Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem. Artinya, warga dan pengendara harus memutar cukup jauh.

 Sementara itu banjir yang terjadi di sungai dekat Pura Manik Mas, juga mengakibatkan sebuan kendaraan roda empat harus dievakuasi dari sungai yang melewati jalan. Itu terjadi akibat sopir mobil bersangkutan tidak mengetahui medan sehingga salah satu roda mobilnya terperosok ke dalam kubangan besar.

Dalam waktu bersamaan banjir menerjang Sungai Manik Mas, beruntung sopir dan penumpang di mobil tersebut segera keluar dan menyelamatkan diri. Beberapa saat kemudian sejumlah relawan datang untuk menarik mobil tersebut ke tempat lebih tinggi.

wartawan
Hussein Hardiansyah

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.