Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjir Lahar, Jalur Singaraja-Karangasem Lumpuh

Bali Tribune/ags
Banjir lahar di badan jalan yang menghubungkan Karangasem - Singaraja.

Amlapura | Bali Tribune.co.id - Jalan yang menghubungkan Singaraja-Karangasem tepatnya di wilayah Banjar Dinas Pilian, Desa Tianyar, Kubu terputus selama 3 jam akibat terjangan banjir lahar, Selasa (19/3). Putusnya jalan Singaraja-Karangasem itu merupakan kali kedua setelah sebelumnya hal serupa terjadi di objek wisata Pantai Tulamben Karangasem.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini kemarin, banjir bandang atau tepatnya banjir lahar hujan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wita. Sebelumnya, di hulu sungai atau tepatnya di lereng atas Gunung Agung terjadi hujan lebat dengan intensitas cukup tinggi.

Beberapa jam kemudian warga melihat aliran Sungai Pilian yang melintasi akses jalan utama Karangasem-Singaraja yang sebelumnya kering kerontang, tiba-tiba mulai teraliri banjir lumpur berwarna kecokelatan yang disertai dengan material batu dan kerikil.

 Semakin lama aliran air di sungai tersebut semakin cepat membesar hingga sontak membuat para pengendara dan pengemudi mobil pribadi dan truk yang tengah melintas di jalur Singaraja-Karangasem langsung menghentikan kendaraan mereka, lantaran banjir yang membesar.

“Bukan hanya air sungainya yang meluap, suaranya juga cukup membuat kami khawatir karena seperti ada suara bebatuan yang hanyut,” ungkap Gede Suardana, salah seorang pengendara asal Kubu yang juga terjebak banjir, kemarin.

 Kejadian banjir ini sempat memicu terjadinya kemacetan panjang, dan setelah tiga jam kemudian banjir mulai surut dan arus kemacetan mulai bisa terurai. “Kejadian seperti ini kan sudah sering kali terjadi  apalagi saat musim hujan lebat. Ya kami masyarakat Kubu memohon kepada pemerintah kalau bisa dibangun jembatan,” pinta Suardana.

 Permintaan warga ini memang cukup beralasan, karena menurut Suardana, ketika banjir seperti ini kejadiannya di malam hari akan sangat membahayakan bagi pengendara utamanya pengendara sepeda motor, karena bisa langsung kebablasan menerjang banjir lantaran tidak terlihat. ags

wartawan
habit

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

30 Tahun Melayani Konsumen, AHASS Gemilang Motor Klungkung Hadirkan Layanan Servis Honda Lebih Nyaman

balitribune.co.id | Semarapura – Bengkel resmi Honda AHASS Gemilang Motor terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan perawatan sepeda motor Honda yang berkualitas bagi masyarakat Klungkung dan sekitarnya. Berdiri sejak tahun 1996, pada tahun 2026 ini AHASS Gemilang Motor genap menginjak usia 30 tahun melayani kebutuhan servis dan suku cadang sepeda motor Honda.

Baca Selengkapnya icon click

Lepas Mudik Gratis, Bupati Satria Minta Pengemudi Bus Tidak Ugal-Ugalan

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria melepas pemberangkatan mudik gratis di depan Polres Klungkung, Senin (16/3/2026). Kegiatan Mudik Gratis Polres Klungkung ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepolisian kepada masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polsek Nusa Penida Ungkap Dugaan Penggelapan di Kantor JNT Batununggul

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan yang terjadi di Kantor JNT Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Rabu malam, 11 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 Wita setelah sebelumnya pihak kepolisian menerima laporan dari pihak perusahaan.

Baca Selengkapnya icon click

Penarikan Retribusi Dihentikan, Sampah Pasar Wajib Dibawa Pulang

balitribune.co.id I Denpasar - Rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 28 Maret 2026 mendatang berdampak signifikan terhadap pola pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional Kota Denpasar. Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar bahkan mengambil kebijakan dengan meminta pedagang membawa pulang sampah hasil aktivitas berdagang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.