balitribune.co.id | Mangupura - IIsu adanya calon titipan pejabat dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Badung mendapat bantahan tegas dari Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Ia memastikan pemerintah daerah tidak melakukan intervensi maupun mengarahkan dukungan kepada calon tertentu.
Penegasan ini disampaikan menyusul berkembangnya isu adanya calon yang disebut-sebut mendapat dukungan dari lingkar kekuasaan. Adi Arnawa menegaskan, seluruh kandidat memiliki kesempatan yang sama dan masyarakat desa menjadi penentu hasil akhir pemilihan.
"Jadi enggak ada lah yang mengatakan bahwa ini titipan Pak Adi, ini titipan Pak Ketua DPRD, enggak ada seperti itu. Silakan rakyat yang menilai nanti berdasarkan rekam jejak," tegas Adi Arnawa.
Menurutnya, Pilkel harus menjadi ruang demokrasi yang sehat. Para kandidat diminta bersaing secara sportif tanpa membawa isu dukungan pejabat ataupun kepentingan kekuasaan.
Bupati asal Pecatu, Kuta Selatan, itu juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh isu liar. Pemilih diharapkan menentukan pilihan berdasarkan kemampuan, pengalaman, kapasitas, serta rekam jejak masing-masing calon.
Ia berharap pelaksanaan Pilkel di tiga desa, yakni Munggu, Baha, dan Sobangan, berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Terlebih, seluruh desa tersebut hanya menghadirkan dua kandidat atau pertarungan head-to-head.
Adi Arnawa juga mengingatkan calon yang nantinya terpilih agar tidak larut dalam kemenangan. Perbekel terpilih harus mampu merangkul kandidat yang kalah dan bersama-sama membangun desa.
"Siapapun nanti yang jadi pemenang, tetap harus melibatkan lawan yang akan diajak bersaing pada pemilu perbekel sekarang ini. Saya kira sekarang rakyat sudah pintar, sudah cerdas untuk memilih siapa yang terbaik," imbuhnya.
Berdasarkan data yang telah ditetapkan, Pilkel Serentak Badung diikuti enam calon dari tiga desa dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 12.176 orang yang tersebar di 23 tempat pemungutan suara (TPS).
Desa Munggu memiliki 5.874 pemilih di 10 TPS, Desa Baha sebanyak 3.171 pemilih di tujuh TPS, sedangkan Desa Sobangan tercatat 3.131 pemilih di enam TPS.
Enam kandidat yang bertarung masing-masing I Kadek Indra Putra dan I Nyoman Alit Sugiarta di Desa Munggu, I Wayan Rusih dan I Kadek Erik Kuslawan di Desa Baha, serta I Wayan Karmita dan I Ketut Tirtayasa di Desa Sobangan.
Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 November 2026. Pemerintah daerah berharap kontestasi tingkat desa ini tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga menjaga persatuan masyarakat setelah proses pemilihan selesai.