Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bea Cukai dan BNN Bali Ungkap Jaringan Narkoba Indonesia - Thailand

Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Tim gabungan Bea dan Cukai Bandara Internasional Ngurah Rai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap jaringan narkoba Indonesia - Thailand. Dua orang pelaku diringkus dan barang bukti ekstasi serbuk seberat 1,5 kg diamankan.

Informasi yang berhasi dihimpun Bali Tribune mengatakan, terungkapnya jaringan ini berawal dari penangkapan terhadap seorang warga negara Thailand di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai oleh petugas Bea Cukai. Saat melihat di mesin pemeriksaan X - Ray, warga Thailand yang identitasnya masih dirahasiakan itu terlihat membawa barang yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam, ternyata barang yang mencurigakan itu adalah serbuk ekstasi seberat 1,5 kg. 

"Petugas Bea Cukai kemudian menyerahkan warga Thailand itu kepada petugas BNN Bali untuk melakukan pengembangan. Kemudian ditanya, barang sebanyak itu siapa yang pesan atau diantar kepada siapa, warga Thailand itu menjawab diantar kepada warga Indonesia bernama Daniel. Sehingga dipancing Daniel untuk ketemu dengan warga Thailand ini mengambil barang itu kemudian dilakukan penangkapan," terang seorang petugas.

Saat ini, petugas BNN Provinsi Bali sedang melakukan pengembangan terkait orang yang menyuruh Daniel untuk mengambil barang bukti sebanyak itu. Sementara Humas BNN Provinsi Bali, Made Dwi Saputra dikonfirmasi Bali Tribune meminta media untuk bersabar karena pihaknya akan melakukan pres realase secara resmi.

"Ditunggu realase resminya, ya," jawabnya.

wartawan
Ray
Category

Perairan Selat Bali Semakin Surut, Antrean Kendaraan Mengular Keluar Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Kondisi air laut di perairan Selat Bali hingga Kamis (29/10/2026) masih fluktuaktif. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk masih terhambat kondisi air laut yang surut. Antrean kendaraan pun mengular keluar pelabuhan. Kondisi kemacetan di Gilimanuk ini dikeluhkan karena mengganggu aktifitas warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.